Ketua Kelompok Tani Mangrove Peduli Pesisir Yenti Sim, di Beras Basah, Senin (4/9), mengatakan aksi penanaman dengan thema "Pengabdian Masyarakat" digagas oleh USU diikuti sejumlah akademisi, mahasiswa dari berbagai negara, antaralain Thailand, Filipina, Tiongkok, Malaysia, dan Amerika Serikat.
Di mana pada kesempatan itu pihak USU yang diwakiki Prof M Basyuni S.Hut, M.Si, Phd mengatakan hari ini mereka melakukan penanaman bibit bakau (mangrove) dan sehari sebelumnya para peserta diajak untuk melihat secara langsung para nelayan menangkap udang, ikan dan kepiting.
"Kita turun melakukan edukasi dan sekaligus mensosialisasikan bagaimana pentingnya keberadaan hutan mangrove untuk menjaga keseimbangan ekosiatem," katanya.
Ia juga menyampaikan dengan nada prihatin mengemukakan daerah pesisir Desa Lubuk Kertang, Kecamatan Brandan Barat, dulunya sempat terkenal dengan keberhasilan restorasi dan ternyata dalam kurun waktu setahun terakhir terjadi penurunan stok karbon yang cukup signifikan akibat aksi penebangan liar.
Pewarta: H.Imam FauziEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.