Petugas Damkar dengan menggunakan bazoka air yang diisi sabun deterjen serta pemasangan tangkal yang tradisional serbuk terasi dan kapur barus dibungkus kain dipasang di rumah warga.
Kadis Damkar dan Penyelamatan Abdul Halim Purba, mengatakan kami berupaya untuk mengusir monyet-monyet tersebut kehabitatnya.
Meskipun dengan peralatan sederhana setidaknya agar rumah warga tidak diporak-poranda monyet yang sudah membuat warga resah.
Dikatakan Halim Purba Dinas Damkar sudah melakukan koordinasi dengan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumut untuk mengatasi hal ini.
Dan berharap keadaan ini dapat teratasi, warga resah monyet selain merusak atap rumah, dan masuk ke dalam rumah mengacak-acak isi rumah terutama di dapur, dan bahkan sudah mengancam keselamatan warga, jika kepergok menerkam. Ujar Kepling.
Pewarta: Dhani ElisonEditor : Akung
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.