Bupati JR Saragih, saat meninjau lokasi bencana alam akibat curah hujan tinggi, Minggu (29/11), menargetkan penanganan selesai dalam waktu 15 hari.
Perbaikan rumah dan pemulihan desa tersebut dikerjakan secara gotong royong melibatkan Pemkab, TNI, Polri dan masyarakat.
Baca juga: Muhammadiyah Simalungun gelar Milad Ke 108
Baca juga: Curah hujan tinggi, 42 rumah di Simalungun tertimpa longsor
Pemkab juga akan mendirikan dapur umum yang akan dikoordinir Dinas Sosial untuk membantu keperluan warga yang terkena bencana.
Secara pribadi atas nama keluarga, JR juga menjanjikan akan memberikan bantuan berupa dana bagi warga yang menjadi korban longsor ini.
Dalam kunjungan itu, Bupati menjenguk dan mberikan tali asih kepada Hendra Gunawan (47), korban patah kaki pada peristiwa bencana tanah longsor tersebut.
Pangulu (Kepala Desa) Ahmad Simbolon menyebutkan, hujan deras sejak Kamis yang mengakibatkan tanah perbukitan longsor berdampak pada rumah warga.
Awalnya sebanyak 20 unit rumah dan setiap hari bertambah sampai berjumlah 61 unit pada Minggu dengan korban luka satu warga.
Pewarta: WaristoEditor : Akung
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.