Hal itu disampaikan salah seorang warga Adharuddin, di Pangkalan Susu, Jumat.
Kejadian angin kencang yang melanda kediaman 12 penduduk itu sekitar pukul 20.00 Wib, Kamis (9/8) saat warga sedang beraad dikediaman mereka, tiba-tiba angin yang sangat kencang melanda kawasan itu.
Atap rumah warga beterbangan, sehingga warga sempat panik berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri mereka. Hingga beberapa saat kejadian barulah warga kembali ke rumah mereka untuk melihat kondisi rumahnya.
Adapun 12 warga yang rumahnya rusak diakibatkan angin kencang terdiri dari Mak Ros/Pak Mail, Rojali Ujang, warga Dusun V, Safridas, Eri Syahputra, Nizar, Bukhari, Tomi, Halizah, Mahidin, warga Dusun II, Inur, Yuli, Wahab, warga Dusun VI.
Akibat dari kenjadian ini tidak ada korban jiwa, namun hingga sekarang warga yang rumahnya terkena angin kencang masih mengunghsi kerumah kerabat terdekatt. Pihak kecamatan maupun instansi terkait sudah mendata warga yang terkena angin kencang, kerugian ditaksir mencapai Rp 300 Juta.***4***
Pewarta: H.Imam FauziEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.