Asisten pelatih Kurash Indonesia, Deni Zulfendri yang dihubungi dari Medan, Senin, mengatakan, persiapan atlet terus dimatangkan termasuk penguasaaan teknik bertanding dan peraturan terkait olahraga bela diri asal Uzbekistan tersebut.
"Salah satu persiapan nantinya adalah melakukan try out ke Korea dalam waktu dekat ini. Kita ingin selama disana atlet semakin matang dan kesempatan itu harus dimanfaatkan sebaik mungkin oleh atlet," katanya.
Di Asian Games nantin, Indonesia di cabang olahraga Kurash menurunkan 14 atlet terbaiknya yakni 6 putri dan 8 putra yang nantinya akan bermain di 7 nomor.
Ke-14 atlet tim kurash Indonesia tersebut Terry Kusumawardani Susanti (52 kg), Heka Maya Sari Sembiring (52 Kg), Siti Latifah (63 kg), Khasani Najmu Shifa (63 Kg), Szalsza Maulida, Marcelina Papara (78 Kg).
Kemudian Hendi Hadiat (66 kg), Aprilianda Adhi Timur (66 Kg), I Komang Adiarta, Bayu Febrian Rahman (81 Kg), Putu Adesta Wiradamungga (90 Kg), Muhammad Dhifa Alfais (+90), Billy Sugara (+90), Franklin Misionaris Kakalang (+90 Kg).
Mereka di pimpin manajer Ira Purnamasari serta dua pelatih Sugiri Wijaya dan Deni Zulfendri.
Ia mengatakan, mengingat Kurash termasuk olahraga baru di Indonesia dan untuk pertama kalinya juga baru di pertandingkan di Asian Games, memang masih banyak yang harus dipahami oleh para atlet, meski secara teknis olahraga tersebut mirip judo.
"Banyak peraturan di Kurash yang harus lebih dipahami oleh atlet kita karena memang olahraga itu masih tergolong baru di Indonesia. nah di Korea nanti, selain mematangkan teknik berlaga, atlet juga mematangkan penguasaan peraturan yang berlaku di olah raga itu," katanya.***4***
Pewarta: JuraidiEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.