Kepala Dinas Kominfo, Akmal Harif Siregar, Minggu, mengatakan, pemindahan tersebut untuk mengurai keramaian massa di posko agar proses evakuasi jasad korban kapal tenggelam nantinya lancar.
Keberadaan keluarga korban juga lebih dibutuhkan di posko RSUD Tuan Rondahaim Saragih untuk membantu tim DVI Polda Sumut mengidentifikasi jasad korban.
Hanya saja, Pemkab masih mensuplai 400-an nasi bungkus kepada para petugas dan kelebihannya sebagian keluarga korban di posko Tiga Ras tiga kali dalam sehari.
Warga setempat yang tergabung dalam "Tiga Ras Peduli" juga memberi bantuan 700 nasi dalam kemasan kotak sehari dan makanan ringan.
Sejumlah keluarga korban mengaku terbantu dengan kepedulian pemerintah dan masyarakat setempat dengan kesehatan mereka.
Mereka juga mengaku tidak perlu repot membeli nasi di kedai yang sebagiannya berjarak cukup jauh.
"Sebenarnya gak kepikiran untuk makan, karena mikirin keluarga yang ditimpa bencana," Yuni Sijabat (27), warga Haranggaol Simalungun.
Pewarta: WaristoEditor : Akung
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.