Pelaksanaan LTTK untuk Tingkat SLTA untuk Wilayah Satu dilaksanakan di area SD Negeri 101201, Sipirok, Tapanuli Selatan, Rabu (5/7) dibuka Wakil Bupati Tapanuli Selatan Aswin Efendi Siregar.
LTTK Wilayah Satu Sumatera Utara itu meliputi wilayah Kabupaten Tapanuli Selatan, Kabupaten Mandailing Natal, Kabupaten Padang Lawas Utara, Kabupaten Padang Lawas, dan Kota Sibolga.
Dewan Koperasi Indonesia Provinsi Sumatera Utara Parluhutan Dalimunthe, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Tapsel Ahmad Raja Nasution, Kabag Humas Porang Pane Camat Sipirok Sardin, sejumlah Kepala Sekolah dan Guru Pendamping peserta lomba diantaranya tampak hadir diacara itu.
Dalam sambutan tertulis Bupati Tapsel Syahrul M.Pasaribu disampaikan Wakil Bupati Tapsel Aswin Efendi Siregar menyebut kegiatan lomba LTTK tersebut sebuah momentum mengedukasi para siswa dan masyarakat dalam pemahaman Koperasi apalagi dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).
"Kiranya dengan pemahaman perkoperasian tersebut akan memberikan dampak positif dalam dunia pendidikan maupun juga kehidupan masyarakat khususnya di Tapsel,"kata Bupati.
Pada sore hari dilokasi dan tempat yang sama Rabu (5/7) hasil pengumuman lomba. tercatat peserta siswa SLTA dari Kabupaten Tapanuli Selatan berhasil keluar sebagai Juara pertama lomba LTTK tersebut, disusul Padang Lawas Utara (Juara II) dan (Juara III) siswa asal Kabupaten Padang Lawas.
Untuk harapan I siswa SLTA dari Kota Sibolga, dan harapan dua siswa SLTA asal Kabupaten Mandailing Natal. Kepada para seluruh pemenang diberikan hadiah berupa Piala dan Piagam Penghargaan plus uang pembinaan.
Diacara penutupan Wakil Bupati Tapanuli Selatan Aswin Efendi Siregar mengucapkan selamat kepada seluruh pemenang lomba LTTK, kepada yang belum berhasil dia harapkan untuk tetap semangat sebab katanya kekalahan bukan akhir dari segalanya tetapi merupakan kemenangan yang tertunda.
Pewarta: Kodir PohanEditor : Akung
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.