"Ditargetkan pada 2019, tidak ada lagi sistem tender dalam.pengadaan barang karena semua harus membeli lewat e-katalog," ujarnya di Medan, Sabtu.
Penggunaan e-katalog akan menghindari terjadinya penyimpangan sehingga tercapai pemerintahan yang bersih di Sumut.
Erry mengakui sudah mengingatkan sejumlah bupati untuk menjalankan pengadaan dengan sistem e-katalog itu .
"Momentum Safari Ramadhan yang dilakukan Pemprov Sumut dijadikan antara lain untuk mengingatkan pemkab/pemkot agar menjalankan e-katalog itu," katanya.
Ia memberi contoh sudah mengingatkan Bupati Asahan Taufan Gama saat menghadiri pembahasan P-APBD 2017 kabupaten itu pada Jumat malam.
"Tender akan tidak ada lagi, jadi semua pemkab/pemkot sudah harus menggunakan e-katalog dalam pengadaan barang yang menggunakan APBD," katanya.
HT Erry Nuradi menegaskan, sistem e-katalog itu dipastikan tidak sulit dijalankan karena selain mudah juga semua barang yang dibutuhkan ada di sistem itu.
Pewarta: Evalisa SiregarEditor : Akung
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.