Simalungun, Sumut, 12/1 (Antara) - Pemerintah Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara pada tahun 2017 mempersiapkan pengadaan pasar murah untuk memenetrasi harga akibat kenaikan BBM yang berimbas pada sembilan bahan pokok.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Simalungun, Harmedin Saragih, Kamis, mengatakan, instruksi Bupati, JR Saragih tersebut untuk melindungi warganya agar tetap mampu membeli sembako dengan harga normal, bahkan dibawah harga pasar.

Pelayanan pasar murah telah dimulai di Nagori (Desa) Lumban Gorat, Kecamatan Dolok Panribuan pada 10 Januari 2017 dengan mengadakan paket beberapa bahan pokok kepada warga.

Pemerintah Kabupaten Simalungun melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan menargetkan 50.000 paket sembako dengan sasaran distribusi di 413 desa.

"Jika memang dirasa masih kurang, maka Pemkab Simalungun akan menambah jumlah paket sembako melalui P-APBD," kata Harmedin.


Pendistribusian jumlah dan isi paket sembako tidak sama di setiap desa, karena disesuaikan dengan kebutuhan yang ada, seperti daerah penghasil sayur, tidak perlu menyediakan kebutuhan itu.


Program pasar murah itu diadakan sepanjang tahun 2017 sampai perekonomian dan harga sembako kembali normal dan masyarakat mampu membelinya. ***3***


Nurul H


(T.KR-WRS/C/N005/N005) 12-01-2017 15:32:58

Pewarta: Waristo
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026