Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Simalungun, Harmedin Saragih, Kamis, mengatakan, instruksi Bupati, JR Saragih tersebut untuk melindungi warganya agar tetap mampu membeli sembako dengan harga normal, bahkan dibawah harga pasar.
Pelayanan pasar murah telah dimulai di Nagori (Desa) Lumban Gorat, Kecamatan Dolok Panribuan pada 10 Januari 2017 dengan mengadakan paket beberapa bahan pokok kepada warga.
Pemerintah Kabupaten Simalungun melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan menargetkan 50.000 paket sembako dengan sasaran distribusi di 413 desa.
"Jika memang dirasa masih kurang, maka Pemkab Simalungun akan menambah jumlah paket sembako melalui P-APBD," kata Harmedin.
Pendistribusian jumlah dan isi paket sembako tidak sama di setiap desa, karena disesuaikan dengan kebutuhan yang ada, seperti daerah penghasil sayur, tidak perlu menyediakan kebutuhan itu.
Program pasar murah itu diadakan sepanjang tahun 2017 sampai perekonomian dan harga sembako kembali normal dan masyarakat mampu membelinya. ***3***
Nurul H
(T.KR-WRS/C/N005/N005) 12-01-2017 15:32:58
Pewarta: WaristoEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.