"Ini sebuah penghargaan, semoga Desa Selotong mampu menjadi proyek percontohan bagi desa dan kelurahandi Langkat,"
Langkat, Sumut, 12/10 (Antarasumut) - Desa Selotong, Kecamatan Secanggang, dicanangkan sebagai kampung keluarga berencana pertama Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, yang diharapkan akan diikuti desa-desa lain di 22 kecamatan.

Pencanangan itu dilakukan Bupati Langkat Ngogesa Sitepu di Selotong pada 11 Oktober, kata Kepala Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Hajjah Dewi Purnama Tarigan di Stabat, Rabu.

Dewi Purnama Tarigan menyatakan pencanangan kampung KB tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Langkat Ngogosa Sitepu yang disaksikan oleh perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Utara Temazaro Zega MKes, Wabup Sulistianto, Sekda Indra Salahudin, anggota DPRD Langkat Fatimah, Ketua PKK Langkat Nuraida Ngogesa, Ketua DWP Langkat Roro Endang Indra Salahuddin.

Bupati Langkat Ngogesa Sitepu pada kesempatan itu mengatakan pencanangan Desa Selotong sebagai Kampung KB bukan sekadar seremonial, melainkan bisa menjadi percontohan bagi desa-desa lainnya di Kabupaten Langkat dalam menyukseskan program KB yakni Dua Anak Cukup.


"Ini merupakan langkah untuk menekan agar pertumbuhan penduduk tidak terus bertambah, maka diharapkan peran serta dari semua pihak sangat dibutuhkan," katanya.

"Kampung Keluarga Berencana (KB) diperlukan dis eluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Langkat, sebab keberhasilan program KB akan sangat membantu dalam meningkatkan kualitas hidup manusia dan kesejahteraan keluarga pra-sejahtera untuk menuju yang lebih baik," katanya.

"Kampung KB akan membangun masyarakat yang sejahtera dari tingkat keluarga, jangan hanya berhenti pada pencanangan, tapi harus ada aksi dan gerakan," pintanya.

Melalui pencanangan Kampung KB dan Kesatuan Gerak PKK-KB Kesehatan, Ngogesa menjelaskan bahwa partisipasi PKK Langkat dalam menyukseskan program KB di Langkat cukup signifikan.

"Keterlibatan PKK Langkat sangat mendukung keberhasilan program ini, karenanya terima kasih atas eksistensi dan semangat seluruh pengurus, kader dan anggota dalam menyosialisasikan program KB," ujarnya.

Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Utara Temazaro Zega MKes menjelaskan pencanangan Kampung KB merupakan instruksi Presiden Joko Widodo agar program KB kembali digalakkan di seluruh wilayah Indonesia.


"Saat ini, angka bayi lahir di Indonesia cukup tinggi, khususnya Kabupaten Langkat, karenanya angka 2,6 yang menjadi `total fertility rate` di Langkat akan menjadi 2,5 pada tahun berikutnya," katanya.

Camat Secanggang Aliandi menyampaikan ucapan terima kasih atas dicanangkannya Desa Selotong sebagai Kampung KB di Kabupaten Langkat.

"Ini sebuah penghargaan, semoga Desa Selotong mampu menjadi proyek percontohan bagi desa dan kelurahandi Langkat," katanya.

Pencanangan Kampung KB adalah gerakan dari program-program KB yang bersinergi dengan program pendidikan, kesehatan, lingkungan, dan lainnya. Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mendukung program ini, di antaranya, dengan sosialisasi, komunikasi, edukasi tentang program KB kepada masyarakat, serta pelayanan KB di tingkat desa.

Oleh karena itu, pada tahun berikutnya, Kampung KB bisa dibentuk di setiap kecamatan di Kabupaten Langkat hingga akhirnya satu desa di Langkat memiliki satu Kampung KB. 

Pewarta: Imam Fauzi
Editor : Ribut Priadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026