faktor penyebab belum tercapainya penyerapan anggaran diatas 50 persen karena masih rendahnya daya serap anggaran tersebut oleh SKPD termasuk Dinas PUD yang belum banyak menyerap anggaran diduga karena pengerjaan fisik proyek sedang berjalan
Padangsidimpuan, 13/9 (Antarasumut)- Serapan anggaran Pemko Padangsidimpuan belum mencapai 50 persen hingga akhir Juli 2016.

Padahal pelaksanaan dan penggunaan anggaran sudah melampaui semester I. Dari sekira Rp.772.196.268.720,00,- APBD Pemko Padangsidimpuan TA 2016 baru terealisasi Rp.357.518.396.845,00,- atau sebesar 46,30 persen.Belum maksimalnya serapan anggran APBD TA 2016 tersebut ditengarai karena sejumlah SKPD selaku pengguna anggaran belum bergerak cepat menyerapnya.

Kepala Dinas Pengelolaan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) kota Sidimpuan, Erwin Hotmansyah Harahap, S.STP, melalui Kabid Perifikasi/Pembukuan Elfina Sari, S.Sos, mengatakan, Selasa, faktor penyebab belum tercapainya penyerapan anggaran diatas 50 persen karena masih rendahnya daya serapoleh SKPD/

Termasuk Dinas PUD yang belum banyak menyerap anggaran diduga karena pengerjaan fisik proyek sedang berjalan.

Padahal percepatan realsiasi penyerapan anggaran sangat berdampak terhadap timbulnya gairah ekonomi masyarakat. Misalnya saja, jika ada proyek fisik seperti jalan atau bangunan maka masyarakat sekitar akan merasakan manfaatnya.

Elfina otimis pada akhir tahun anggaran APBD pastilah tinggi seperti tahun 2015 lalu mencapai 96 persen.



Pewarta: Khairul Arief
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026