Akibat harga daging mahal, omset para peternak sapi kian berkurang, pembelian hewan kurban capai dengan 50 persen.
Tebing Tinggi,8/9(antarasumut)- Menjelang Hari Raya Qurban tahun 2016 ini, omset para peternak sapi di kawasan Tebing Tinggi dan Kabupaten Serdang Bedagei berkurang mencapai 50 persen dibanding tahun sebelumnya.
Salah seorang petani ternak Rahmat mengatakan, penjualan sapi menjelang Hari Raya Idul Adha 1437.H ini sangat berkurang diperkirakan karena harga daging sapi cukup tinggi .
Akibatnya harga sapipun kian tinggi mencapai Rp.90 Ribu/ kilo, yang biasanya berkurban untuk satu kelompok 7 orang yang setiap perorang dikenakan biaya berkisar Rp.1 s/d Rp.1,2 Juta, kini harus membayar mencapai Rp.1,5 juta perorang.
Manurutnya harga sapi saat ini dipasaran berkisar Rp.10 Juta ke atas untuk sapi jantan dengan perolehan dagingnya sekitar 40 Kg Sd 50 Kg, ini termasuk sapi yang sedang.
Kondisi harga yang seperti saat ini sangat berpengaruh terhadap para peternak sapi, dan yang pasti terus menurunkan omset (pendapatan) para peternak, bisa mencapai 30 persen sampai 50 peresen.
Kami berharap kiranya Pemerintah dapat mengambil satu kebijakan yang dapat menguntungkan kedua belah pihak antara konsumen dan para peternak itu sendiri yang berada di seluruh Indonesia, ujarnya.
Pewarta: Dhani ElisonEditor : Ribut Priadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.