Labuhanbatu, 14/8 (Antarasumut) - Kondisi jamaah calon Haji (calhaj) asal Kabupaten Labuhanbatu kelompok terbang II (kloter dua) embarkasi Medan dilaporkan dalam kondisi sehat dan siap melaksanakan tahapan ibadah Haji selanjutnya.

Kepala Penyelenggara Haji dan Umroh Kabupaten Labuhanbatu Dahman Hasibuan, Minggu di Rantauprapat mengatakan, berdasarkan laporan melalui sambungan telepon dari pimpinan kloter 2 Ali Umar Ritonga di Madinah, seluruh calhaj asal Labuhanbatu dalam keadaan sehat walafiat dan lancar dalam melaksanakan ibadah tahapan Haji.

Kloter 2 MES menempati Maktab di Makkah Al-Mukarramah di Wilayah Mahbaz Jin Maktab 54 Nomor 303, Mahbaz Jin berjarak 2,5 kilometer.


"Saya sudah komunikasi dengan pimpinan kloter 2 di Madina, saat ini 388 Calhaj asal Labuhanbatu termasuk 4 orang tim pembimbing dan tim kesehatan Haji dalam keadaan sehat dan melaksanakan tahapan Arbain di Masjid Nabawi," ujarnya.


Dia berharap, kondisi kesehatan tersebut dapat dipertahankan dengan menjaga pola makan dan mengkonsumsi air yang cukup agar stamina tetap prima, sehingga seluruh ibadah dapat dilakukan dengan baik dan lancar.


Dahman menuturkan, suhu udara yang tinggi di Arab Saudi masih menjadi kendala utama bagi seluruh calhaj. Namun, tim kesehatan dan petugas pengawas terus melakukan pembinaan dan imbauan sehingga nantinya kembali ke tanah air dengan selamat dan menjadi Haji yang mabrur.


"Kami terus mengimbau kepada petugas untuk selalu memaksimalkan pengawasan dan pembinaan kesehatan calhaj, agar semua ibadah dapat dilaksanakan dengan lancar," ujar Dahman.


Selain itu, pihak Kementrian Agama menjamin keberangkatan 9 orang calhaj asal Labuhanbatu yang tertunda dikarenakan visa dan kesehatan. Namun, keberangkatan tersebut akan dialihkan ke rombongan kloter lain.


"Kemenag tetap menjamin keberangkatan setiap calhaj yang tertunda, apabila visa telah selesai dan kesehatan dinyatakan baik oleh tim medis," jawabnya.


Calhaj yang tertunda keberangkatannya yakni 3 orang 'open seat manifest' visa belum selesai atas nama Sahnan Siahaan, Mihdatul Dalimunthe dan Buchori Harahap (petugas tim pemandu Haji daerah).


Suami istri tertunda keberangkatannya dikarenakan menunggu manifes istri atas nama Sri Taati Kardi paspor B3595057 dan M Yusuf Murmo manifes 265 paspor B3595052.


Selanjutnya, 4 orang dinyatakan sakit dan masih dalam pengawasan/perawatan tim kesehatan Haji di Asrama Haji Medan atas nama Napisah Muktar manifest 134 paspor B3595736, Djamilah Raja Yakub Ridhi manifest 215 paspor B3594921, Mariani Misran Abdullah manifest 218 paspor B3594903, Gonjong Baksa Hasibuan manifes 357 paspor B3595166.



Pewarta: Kurnia
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026