mengingat keinginan masyarakat adalah proyeknya berkualitas dan tidak melanggar aturan, masyarakat juga menginginkan pengawasan yang lebih atas pelaksanaan proyek tersebut. supaya sarana dan prasarana bertahan lama dan tidak mudah rusakPadangsidimpuan 12/7 (Antarasumut)- Pemko Padangsidimpuan diminta lebih ketat mengawasi pelaksanaan kegiatan fisik pembangunan (proyek fisik) yang bersumber dari dana DAU, BKP Provinsi Sumut dan DAK tahun anggaran 2016.
M Saleh Ritonga, SH, akademisi dari kalangan Kampus UMTS menjelaskan, Selasa. untuk mewujudkan hasil pengerjaan proyek fisik yang berkualitas dan berkepanjangan.
Masyarakat sangat mengharapkan proaktif pengusaha/kontraktor, pengawas, dan lembaga lain untuk melaksanakan pekerjaannya, tujuannya untuk meningkatkan kualitas hasil pengerjaan proyek, harapannya proyek itu tidak mudah rusak dan bisa tahan lama.
Selain itu, peningkatan kualitas pengerjaan proyek baik fisik maupun pengadaan akan dapat meningkatkan serapan anggaran dalam instansi tersebut. Dengan begitu, peran aktif dari semua pihak khususnya pengawas dan lembaga yang mengawasi lainnya untuk melaksanakan tugas dan fungsinya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Tambahnya, mengingat keinginan masyarakat adalah proyeknya berkualitas dan tidak melanggar aturan, masyarakat juga menginginkan pengawasan yang lebih atas pelaksanaan proyek tersebut. supaya sarana dan prasarana bertahan lama dan tidak mudah rusak, sehingga masyarakat kota Padangsidimpuan menjadi puas terhadap pembangunan itu sendiri terangnya.
Harapan kita begitu, supaya sama-sama bisa berjalan, jangan ada yang putus kontrak, jangan ada yang pengembalian dan kesalahan lainnya, dengan tujuan untuk menciptakan dan mewujudkan proyek fisik yang berkualitas, pungkasnya.
Pewarta: Khairul AriefEditor : Akung
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.