"Kami sudah rencanakan membangun Mushola, khususnya di objek wisata yang ramai kunjungan," kata Kepala Dinas Pariwisata, Seni dan Budaya (Parsenibud), Ombang Siboro di Samosir, Minggu.
Pemkab setempat menyadari perlunya pembangunan rumah ibadah tersebut untuk memberikan kenyamanan, sehingga Umat Islam yang berkunjung bisa lebih lama berada di objek wisata.
"Untuk pembangunan Mushalla harus di lokasi yang aman dan nyaman. Selain itu persoalan lainnya seperti masalah lahan harus `clear`," kata Ombang.
Ombang menegaskan, Pemerintah Kabupaten akan terus membenahi semua fasilitas yang ada di objek wisata, terutama yang berkaitan dengan keamanan dan kenyamanan pengunjung.
Objek wisata yang ramai kunjungan di Kabupaten Samosir, seperti pantai pasir putih Parbaba, pantai indah Situngkir, pemandian air panas dan situs budaya di Tomok dan Tuktuk Siadong.
Para pengunjung di lokasi wisata tersebut, khususnya Umat Islam menyambut positif rencana pembangunan tempat ibadah dan berharap segera direalisasikan.
Yan Aswika, pengunjung dari Kota Tanjung Balai, mengatakan, tersedianya sarana ibadah akan lebih memberikan ketenangan bagi pengunjung menikmati keindahan alam Samosir.
"Jadi saat masuk waktu shalat, bisa dilaksanakan di lokasi objek wisata, tidak perlu ke luar mencari masjid," kata Yan.
Pewarta: WaristoEditor : Simon Pramono
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.