Harus sabar mwenghadapi cobaan dari Allah.Swt, untuk perbaikan pemerintah kota memerintahkan kepadau BPBD untuk segera memberikan bantuan.
Tebing Tinggi,29/5(antarasumut)- Sebanyak 45 unit rumah warga Kota Tebing Tinggi rusak akibat dilanda angin puting beliung yang terjadi sabtu sore (28/5) pada 2 Kecamatan yakni Rambutan dan Padang Hilir.

Camat Rambutan Zubir Husni Harahap menjelaskan dikecamatanya ada 31 rumah yang rusak, masing-masing Kel.Tanjung Marulak 20 unit rumah,Kel.Tanjung Marulak Hilir 10 unit rumah dan Kel.Sri Padang 1 unit rumah.

Dari kejadian yang hanya berlangsung sekitar 5 menit tidak ada mengambil korban, hanya seorang anak yang mengalami luka ringan pada dengkul kakinya, akibat terjatuh karena tersapu angin,hanya lecet kecil saja. ujar camat.

Disampaikannya atas rumah warga yang rusak, pada umumnya bagian atapnya berterbangan, Pemerintah Kota Tebing Tinggi melalui Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) memberikan bantuan dalam bentuk material, dan pekerjaannya dilakukan secara bergotong royong saat ini sedang dalam pekerjaan.

Camat Padang Hilir Dedi Siagian mengatakan pada wilayahnya ada 14 unit rumah yang rusak akibatan hantaman angin puting beliung yang terjadi kemarin yakni di Kelurahan Tambangan dan Tambangan Hulu.

Disampaikan Dedi, atas kejadian ini sudah dilaporkan kepada Walikota, dan akan segera dibantu untuk perbaikannya melalui BPBD yang data-datanya sedang kami kumpulkan dan keperluan bahannya akan segera mungkin kami sampaikan kepada BPBD Tebing Tinggi dan pekerjaannya dilakukan secara bergotng royong.

Walikota Tebing Tinggi H.Umar Zunaidi Hasibuan sekitar jam 23.00 WIb meninjau langsung ke lokasi kejadian bersama Camat Rambutan,Kepala BPBD Wahid Sitorus dan Kabag Humas PP Bambang Sudaryono serta lurah.

H.Umar Zunaidi Hasibuan, kepada penghuni rumah agar korban untuk tetap bersabar menghadpi cobaan dari Allah.SWt,kedepanya kita akan berupaya memperhatikan kontruksi bangunan,harapan bisa memenimalisir bencana yang terjadi perti ini.

Buatlah rumah yang sesuai dengan konstruksinya, sehingga jika ada kejadian seperti ini, atau gempa rumah-rumah tidak mudah rusak dan dapat menyelamatkan penghuni rumah.

Untuk sementara para penghuni yang terkena musibaH disediaan tempat penamungan sementara dan sebagian ada juga yang memilih bertempat tinggak ditempat keluarganya.  









Pewarta: Dhani Elison
: Dhani Elison

COPYRIGHT © ANTARA 2026