“ Hari ini kita dapat memburu 1.252 ekor. Artinya gerakan hari ini telah menjaring 626 pasangan tikus yang populasinya selama setahun mencapai satu juta lebih,”
Asahan, Sumut, 19/4, (Antarasumut) – Kabupaten Asahan mengendalikan perkembangan hama tikus dengan melakukan gerakan pengendalian opt tikus pada tanaman padi sawah, Selasa.
 
Gerakan ini melibatkan seratus orang yang terdiri dari para petani, Dinas Pertanian Asahan, Dinas Petanian Provinsi Sumut, PPL , Pengamat Hama Penyakit (PHP) dan pihak TNI. Dilakukan di Kecamatan Rawang Panca Arga, Lorong Jati, Kabupaten Asahan
 
“ Hari ini kita dapat memburu 1.252 ekor. Artinya gerakan hari ini telah menjaring 626 pasangan tikus yang populasinya selama setahun mencapai satu juta lebih. maka itu gerakan hari ini telah mengendalikan satu juta hama tikus,” demikian kata Kepala Dinas Pertanian melalui  Kabid Tanaman Pangan dan Holtikultura, Siti Aisyah, disela-sela kegiatan.
 
Siti menjelasakan gerakan pengendalian opt tikus bertujuan untuk memberikan pengamanan produksi padi Asahan dari serangan hama tikus sehingga diharapakan kedepan produksi padi Asahan dapat meningkat.
 
Pengendalian ini dilakukan dengan cara mencari sarang-sarang tikus. Selanjutnya menyulut alpostran atau tiran berupa obat dan dimasukkan ke dalam lubang aktif yang digunakan sebagai sarang hama tikus. Kemudian tikus akan lemas dan mati.

“Pengendalian tikus tersebut sangat efektif dan efisien, karena tidak merusak lingkungan sawah serta sekitarnya,” ucap Siti.
 
Masyarakat Petani Rawang Panca Arga menyambut gembira berburu tikus tersebut. Usai penangkapan tikus, bagi kelompok tani yang berhasil menangkap tikus terbanyak mendapat hadiah.



Pewarta: indra
:

COPYRIGHT © ANTARA 2026