Tapanuli Selatan 14/4 (Antara Sumut)- Ada sekitar 12 Kilogram (Kg) kebutuhan beras warga per jiwa di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) dalam setiap bulannya.

Kepala Badan Pelaksana Penyuluhan dan Ketahanan Pangan (BP2KP) Tapanuli Selatan, Ir. Baduaman Siregar utarakan itu kepada ANTARA Sumut.

Menurut dia kebutuhan diatas berdasarkan data BPS (Badan Pusat Statistik) Tahun 2015. Pertahun perjiwa butuh 114 Kg beras, sedang jumlah penduduk 268.824 jiwa dan kebutuhan sekitar 38.710/tahun.

Sementara produksi petani sawah Tapsel 2015, ada berkisar 111. 728 ton dikurangi kebutuhan 38.710 atau 34,65 persen maka disitu ada perimbangan atau surplus beras berkisar 73.018 Ton atau 65,35 persen.

"Surplus bisa tercapai disebabkan pola tanam dan tingkat pemeliharaan tanaman padi secara berteknologi sudah semakin baik," katanya dengan harapan bisa meningkat lagi di 2016.

Teknologi dimaksusd menerapkan paket dengan cara mengunakan benih unggul,  pupuk seimbang antara lain Urea 225 kg/ Ha, SP36 150 kg/ Ha, KCL 100 kg/ Ha dan ZA 100 kg/ ha ditambah  kordinasi baik dengan instansi lintas sektoral.

Menurutnya bahwa saat ini Tapsel haruslah fokus mendukung program pemerintah pusat untuk mendukung program nasional  UPSUS PAJALE (Upaya Khusus peningkatan produktifitas Padi, Jagung, dan Kedele).

Terkait potensi luas baku sawah daerah Tapsel tersebar seluas sekitar 17.732 hektare ( data BPS) dengan IP.2  s/d IP 2,5. Sasaran musim tanam 2015  Oktober 2015 s/d Maret 2016 ditindaklanjuti  musim tanam April 2016 s/d September 2016.

Lebih baik lagi bila komoditi padi 2 kali tanam (panen) dan palawija sekali untuk memenuhi kebutuhan pangan atau surplus,"jelasnya produksi padi Tapsel sejauh ini masih mampu menutupi kebutuhan pangan warga masyarakat Tapsel di 14 Kecamatan yang ada," terangnya.  
Baduaman bahkan cukup optimis  Tahun 2016 Tapsel dapat mempertahankan surplus dan  kebutuhan pangan cukup untuk daerah Tapsel, apalagi didukung  perbaikan sarana dan prasarana pendukung lain seperti irigasi, jembatan produksi lainnya.



Pewarta: Kodir Pohan
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026