"Penurunan angka kriminalitas itu setelah personel Koarmabar mengamankan sebanyak 76 pelaku kejahatan yang melaksanakan aksinya di Selat Malaka," kata Taufik kepada wartawan di Mako Lantamal I Belawan, Medan, Sumatera Utara, Senin.
Hal tersebut dikatakan Pangarmabar usai serah terima jabatan Komandan Lantamal I dari Laksamana Pertama TNI Yudo Margono kepada Kolonel Mar Widodo DP dan Komandan Lantamal II dari Laksamana Pertama TNI Dindin Kurnadi kepada Kolonel Laut (P) A Rivai.
Pangarmabar mengatakan, pihaknya berupaya mewujudkan perairan Selat Malaka tetap dalam keadaan aman, tertib, dan tidak ada lagi kejahatan.
Menurut dia, selama ini beberapa negara asing, seperti India, Sri Lanka, Thailand, dan negara tetangga lainnya, menilai bahwa kawasan Selat Malaka adalah daerah yang rawan kejahatan.
"Penilaian tersebut tidak benar dan telah dijelaskan kepada negara asing itu. Kita tetap mempertahankan bahwa Selat Malaka aman dan tidak ada lagi kejahatan yang merugikan kapal-kapal berlayar," ujarnya.
Taufik mengatakan, personel Koarmabar tetap menjaga dan memberikan pengamanan di Selat Malaka.
"Selama ini peristiwa yang terjadi di Selat Malaka itu hanya kriminalitas dan bukan perompakan. Hal ini perlu dijelaskan kepada negara-negara lainnya agar dapat diketahui," kata perwira tinggi bintang dua itu. ***2***
Sigit Pinardi
(T.M034/B/S024/S024) 14-03-2016 19:12:55
Pewarta: MunawarEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.