"Dinas Pendidikan dan Pengajaran Langkat sudah mendorong para kepala sekolah untuk mempersiapkan para siswa benar-benar siap mengikuti ujian nasional yang akan datang"
Langkat, Sumut, 10/3 (Antara) - Sebanyak 11.597 pelajar setingkat sekolah menengah atas di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, telah mempersiapkan diri untuk mengikuti ujian nasional yang akan digelar baik dengan sistem online maupun tertulis.

"Untuk persiapan itu sudah diinstruksikan agar sekolah melakukan penambahan pelajaran buat para pelajar," kata kepala Seksi Kurikulum SMA/SMK Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan dan Pengajaran Langkat Nazaruddin, di Stabat, Kamis.

Adapun siswa yang akan mengikuti ujian ansional itu berdasarkan data sementara yang ada untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebanyak 5.210 pelajar yang saat ini sedang mengikuti pendidikan di 56 SMK yang ada, katanya.

Sementara untuk tingkat Madrasah Aliyah (MA) sebanyak 1.864 pelajar terdapat di 45 sekolah yang ada dengan perincian jurusan IPA 944 pelajar, jurusan IPS 765 pelajar dan jurusan Agama 158 pelajar, sambungnya.

Untuk tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) nantinya akan diikuti 4.523 pelajar yang berada di 65 sekolah yang akan melaksanakan ujian terdiri dari 2.930 pelajar jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan 1.593 pelajar dari jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).

Pihaknya juga sudah membekali para pelajar tersebut untuk penambahan pengetahuan dengan menambah jam pelajaran maupun berbagai pembahasan materi agar nantinya mereka siap menjawab berbagai soal yang akan diujikan.

"Dinas Pendidikan dan Pengajaran Langkat sudah mendorong para kepala sekolah untuk mempersiapkan para siswa benar-benar siap mengikuti ujian nasional yang akan datang," katanya.

Sebab para pelajar Langkat, sebelumnya lulus cukup baik mencapai 99 persen sekarang ini diharapkan mereka akan lulus 100 persen, itu yang kita lakukan sehingga mereka harus terus dipacu dengan berbagai materi pelajaran.

Sementara untuk pelaksanaan ujian sistem online, Langkat nantinya akan diikuti oleh empat sekolah saja, yaitu SMK negeri I Tanjungpura, SMK Sri Langkat Tanjungpura, SMK Harapan Stabat, dan SMK Esa Prakarsa.

"Jadi hanya empat sekolah yang nantinya ujian nasional berbasis online, sedangkan selebihnya berbasis kertas," ujarnya.

Pewarta: Imam Fauzi
Editor : Ribut Priadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026