Medan, 15/2 (Antara) - Dinas Koperasi dan UMKM Kota Medan meminta pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di daerah itu untuk terus meningkatkan daya saing, di antaranya dengan menghasilkan produk-produk yang berkualitas.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Medan, Arjuna Sembiring di Medan, Senin, mengatakan dengan diberlakukannya perdagangan bebas Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), maka persaingan dalam pemasaran berbagai produk akan semakin tinggi, karena produk dari luar negeri akan bebas masuk ke pasar dalam negeri.
Demikian juga sebaliknya produk dari Tanah Air akan bebas masuk ke pasar negera-negara di ASEAN, yang tentunya dapat memperluas pemasaran produk yang dihasilkan.
Artinya, MEA merupakan peluang pasar yang cukup mengembirakan bagi dunia usaha dalam negeri, termasuk UMKM, namun juga sekaligus tantangan bagimana dapat bersaing dan "survive" di tengah-tengah pasar global tersebut.
"Artinya UMKM kita kalau mau bersaing di pasar global itu, harus memiliki daya saing juga. Produk-produk yang dihasilkan harus berkualitas dan tidak kalah dengan produk dari luar," katanya.
Diskop dan UMKM Kota Medan sendiri, dalam upaya untuk lebih mengenalkan berbagai produk yang dihasilkan UMKM, terus melakukan promosi dengan mengikutkan pelaku UMKM di daerah itu ke berbagai pameran baik di dalam kota maupun luar kota.
Selain itu, pelaku UMKM juga diminta untuk melek internet, yang dapat dimanfaatkan untuk memperluas jaringan dan pemasaran, apalagi dewasa ini pemerintah mendorong perkembangan industri kreatif.
"Dalam melakukan pemasaran, jangan hanya mengandalkan cara-cara konvensional, namun juga manfaatkan juga media online karena jangkauannya dapat lebih luas," katanya.
