Eks Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) yang dari Padangsidimpuan akan dibina sementara di Provinsi Sumatera Utara setelah itu juga akan dibina kembali ke daerah asal, untuk pembinaan di daerah asal akan di lakukan di Batalyon masing-masing
Padangsidimpuan 9/2 (Antarasumut)- Pemerintah kota Padangsidimpuan menegaskan, anggota Eks Gafatar yang berasal dari Provinsi Sumatera Utara dan kota Padangsidimpuan akan mendapat pembinaan selama 3 bulan kedepan setibanya di Sumatera Utara.

Hal itu sesuai dengan hasil rapat koordinasi yang digelar Kesatuan Bangsa dan Linmas Pemprovsu dengan seluruh Pemerintah Daerah (Pemda) se-Sumut.

Demikian disampaikan Walikota Padangsidimpuan Andar Amin Harahap S.STP MSi melalui Kakan Kesbanglinmas Sende Tua Hasibuan, Senin (9/2) menjelaskan Eks Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) yang dari Padangsidimpuan akan dibina sementara di Provinsi Sumatera Utara setelah itu juga akan dibina kembali ke daerah asal, untuk pembinaan di daerah asal akan di lakukan di Batalyon masing-masing.

Sende Tua Hasibuan mengatakan, sehubungan dengan telah dipulangkannya anggota Eks Gafatar dari Kalimantan Barat, maka seluruh daerah terkait mempersiapkan secara teknis penerimaan dan penampungan.

Untuk Sumut, kata Sende Tua, Pemprovsu akan menampung keseluruhan Anggota Eks Gafatar di Lanut Adi Suwondo Medan. Penampungan itu akan berlangsung selama kurang lebih 3 bulan.

“Mereka semua akan ditampung dan dibina. Pembinaannya di penampungan Pemprovsu akan melibatkan seluruh Pemda terkait. Selain itu, ada dari unsur Akademisi dan Tokoh Agama untuk memberikan pembinaan,” terangnya.

Secara teknis, kata Sende Tua Hasibuan Pemko Padangsidimpuan belum mempersiapkan penampungan di tingkat daerah. Sebab, Pemda masih menunggu penampungan di tingkat Provinsi.

“Kalau disini (Padangsidimpuan.Red) nanti akan ada pembinaan lanjutan yang melibatkan MUI, Akademisi dan Tokoh Agama serta mengenai masalah ekonomi semua. Cuman, secara teknisnya kita masih menunggu hasil rapat internal nantinya,” ucapnya.

Rapat internal seluruh SKPD terkait lingkungan Pemko Padangsidimpuan akan berlangsung pasca penerimaaan anggota Eks Gafatar di tingkat Provinsi.

“Jika mereka sudah tiba di Medan, kita nanti akan ke sana. Dan, teknis penampungan di sini dapat diketahui setelah rapat dalam waktu dekat ini,” imbuhnya.

Sementara Itu Kabag Humas Pemko Padangsidimpuan juga menjelaskan, Pemprovsu telah mempersiapkan mekanisme penyambutan/penerimaan Anggota Eks Gafatar warga Sumut. Namun, waktu pemulangannya belum ada pemberitahuan karena pihak Pemprovsu masih berkordinasi dengan Kementerian.

“Penampungan dan pembinaan itu semua sama dilakukan di seluruh Indonesia. Makanya, penampungan pertama dilakukan di tingkat Provinsi. Setelah itu baru ke daerah masing-masing untuk pembinaan lanjutan sebelum dikembalikan kepada keluarganya atau berbaur dengan masyarakat,” pungkasnya.
Sesuai data dari Pemko Padangsidimpuan, ada 11 orang warga Kota Padangsidimpuan yang menjadi Anggota Eks Gafatar.

Berikut nama-namanya Eks Gafatar kota Padangsidimpuan, Aminullah Siregar (41) dan Istrinya Siti Aisyah (37) beserta anaknya Keisa Siregar (10) dan Iqbal Siregar (5).

Kemudian, Enuh Ruhiyat (34) dan Istrinya Miralisda Silitonga (31) beserta ketiga anaknya Fadli Slamat Ruhiyat (11), Firman Ruhiyat (5), Pandu Prabunita (0,7). Selanjutnya Abdul Hakim Dalimunthe alias Doktor (30) dan Irsan Dalimunthe (25) yang merupakan Mahasiswa UGN Padangsidimpuan.

Pewarta: Khairul Arief
: khairularief

COPYRIGHT © ANTARA 2026