Petugas dilapangan berhasil menangkap pelaku sebanyak 2 orang yaitu berinisial B (40 thn) warga Pasar 4 medan marelan, kemudian (B.Red) berhasil dilumpuhkan dengan tembakan diperut sebelah kiri kemudian dibawah ke RSU Gunungtua, namun pelaku dirujuk
Tapanuli Selatan, 4/2 (Antarasumut)- Polres Tapanuli Selatan berhasil menangkap sindikat perampokan dengan menggunakan senjata api yang ada di Kabupaten Tapsel, Paluta dan Palas.

Penangkapan tersebut berawal saat Sat Lantas Polres Tapsel bersama Detasemen Polisi Militer Angkatan Darat (Denpom TNI-AD) Tapsel,Kamis, sedang melaksanakan razia di Jalan lintas Nabundong.

Tiba-tiba 1 unit mobil carry warna silver di stop untuk di cek kelengkapan namun mobil tersebut tidak berhenti kemudian dari dalam mobil tersebut mengeluarkan tembakan kearah petugas yang sedang menggelar razia.

Setelah melakukan penembakan ke arah petugas sindikat pencuri tersebut melarikan diri ke arah Gunungtua, Kabupaten Paluta.

Sempat terjadi kejar-kejaran antara sindikat perampok dengan pihak petugas di lapangan, tepatnya di jalan Lintas Gunungtua- Padangsidimpuan.

Kemudian di desa sigama terjadi tembak menembak lalu mobil yang di kenderai palaku melarikan diri dan putar arah ke Padangsidimpuan lalu Mobil terebut oleng yang menyebabkan mobil terbalik dan masuk selokan.

Petugas dilapangan berhasil menangkap pelaku sebanyak 2 orang yaitu berinisial B (40 thn) warga Pasar 4 medan marelan, kemudian (B.Red) berhasil dilumpuhkan dengan tembakan diperut sebelah kiri kemudian dibawah ke RSU Gunungtua, namun pelaku dirujuk ke RS Adam Malik Medan, Kemudian HS (40 thn), Warga Pasar V, Medan marelan.

Sementara itu ke 3 (tiga) orang lagi teman pelaku sudah melarikan diri dan saat ini masih dilakukan penyisiran dan pengejaran oleh pihak Kepolisian, dari kejadian tersebut Petugas berhasil menyita barang bukti, 1 buah senjata api jenis revolver, 3 butir peluru kaliber 9, Kunci ( L ) 3 buah, 1 unit sangkur, 3 buah telepon genggam, 1 baju loreng TNI, 1 Baret Brimob, 1 unit mobil suzuki cary silver dengan Plat BK 1650 tanpa seri belakang.

Hingga berita ini diturunkan Kapolres Tapsel AKBP Rony Samtana belum memberikan penjelasan terkait kejadian tersebut.



Pewarta: Khairul Arief
: khairularief

COPYRIGHT © ANTARA 2026