Lubukpakam, Sumut, 17/12 (Antara) - Pemerintah Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara terus menggiatkan program "Gerakan Bedah Rumah" tidak layak huni menjadi layak huni bagi keluarga kurang mampu.

"Program terus berjalan seiring dengan tingginya peran serta masyarakat dan pengusaha," kata Bupati Deliserdang, Ashari Tambunan saat menyerahkan 10 kunci rumah yang telah selesai dibedah di Desa Pematang Johar, Kecamatan Labuhan Deli, Kamis.

Ia mengatakan, pihaknya memberikan apresiasi kepada masyakat Desa Pematang Johar yang dengan kebersamaannya mampu  membangun desanya yang baru-baru ini mendapat penilaian dan meraih predikat desa terbaik tingkat Sumatera Utara.

Hal itu menurut dia, menunjukkan masih kokohnya rasa kegotong royongan ditengah-tengah masyarakat, menyatunya tiga pilar kekuatan antara  pemerintah didukung pihak swasta dan partisipasi masyarakat yang selama ini menjadi pola pembangunan di Deliserdang.

Ia juga mengatakan, di era otonomi daerah sekarang ini, pihaknya akan terus berupaya meningkatkan pemberdayaan masyarakat dan memperkuat kesadaran masyarakat untuk melestarikan nilai-nilai semangat gotong royong untuk membangun desanya.

"Oleh karena itu kita harus terus  berupaya mengoptimalkan peranserta  dan partisipasi masyarakat agar bersama-sama dengan pemerintah, ikut merencanakan, melaksanakan dan mengawasi jalannya pembangunan daerah. Dengan kerjasma ayang baik itu pula program bedah rumah ini terus berjalan dengan baik," katanya.

Camat Labuhan Deli, Zainal Abidin Hutagalung mengatakan, selain penyerahan 10 rumah selesai dibedah, acara juga dirangkai dengan penyerahan 100 akte kelahiran gratis, satu unit mesin pompanisasi, 20 unit mesin pompa air sumur

"Juga diserahkan bantuan 800 bibit mangga dan pohon pelindung untuk gabungan kelompok tani serta 10.000 ekor bibit lele untuk karang taruna," katanya.

Pewarta: juraidi
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026