Tanjunggading, 12/12 (Antarasumut) - Perstas Talawi harus puas bermain imbang 1-1 saat bersua Sei Kamah Asahan pada laga perdananya di Piala Inalum 2016 di Lapangan Tanjunggading, Sabtu (12/12) kemarin. Sempat unggul lewat Ronald Sinaga, gawang Perstas kecolongan lewat gol Sudarmaji.

Bagi Sei Kamah FC, hasil ini membuat peluang mereka lolos sangat tipis karena di laga sebelumnya kalah dari PS Delta Putra dengan skor 1-2. Artinya mereka harus berharap di laga terakhir Perstas kalah dari PS Delta. Sementara Perstas tinggal membutuhkan hasil imbang untuk lolos.

Namun keduanya menyajikan laga yang ketat sore itu. Perstas mengandalkan duet Ronald Sinaga dan Hendra Gunawan di depan.

Namun keduanya tidak langsung padu di menit-menit awal. Sei Kamah lebih dulu melancarkan tembakan lewat Irvansyah saat laga berjalan enam menit. Namun tembakan Irvansyah saat mendapat bola di kotak penalti melenceng.

Dua menit berselang, gantian Perstas mengancam. Namun tandukan Roy Perangin-angin masih terlalu lemah dan dengan mudah diantisipasi Febri, kiper Sei Kamah.

Pada menit ke-10, kapten Perstas, Diva Ardiansyah lolos dari jebakan offside di sisi kanan. Pada situasi itu ada tiga pemain Perstas di depan dengan hanya menyisakan satu bek lawan. Namun Diva terburu-buru hingga melancarkan crossing yang buruk.

Perstas pun mulai menemukan celah di pertahanan Sei Kamah. Berkali-kali dua sisi sayap yang diisi Roy dan Khairul lolos ke kotak penalti.

Namun buruk saat mengirimkan umpan tarik kepada rekannya sehingga mudah dibaca.Mereka juga mendapat cukup banyak tendangan sudut. Tercatat ada enam tendangan sudut di paruh pertama namun gagal dimaksimalkan.

Gol akhirnya lahir pada menit ke-20. Hendra lolos sendirian dari jebakan offside dan tinggal berhadapan dengan kiper lawan. Namun ia memilih memberikan assist kepada Ronald yang lalu mencocorkan bola datar ke sudut kiri gawang Febri. Skor 1-0 untuk Perstas.

Sei Kamah coba meresponnya dengan cepat. Hanya butuh tiga menit bagi Sei Kamah untuk mencetak gol penyama kedudukan. Gol diciptakan Sudarmaji yang melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti.
Bola gagal diantisipasi kiper Perstas, Reky Wijaya sehingga meluncur di sela-sela lengannya.

Skor 1-1 menghidupkan harapan Sei Kamah FC. Pasalnya mereka memang butuh kemenangan untuk menjaga harapan lolos. Maka mereka pun berkali-kali berupaya menambah gol. Pada menit ke-27, Sudarmaji coba melakukannya di kotak penalti. Tapi tendangannya tak tepat sasaran.

Semenit berselang Perstas mengancam. Tapi kiper Sei Kamah, Febri cepat mengantisipasi umpan silang dari pemain lawan.Pada menit ke-35, ancaman lebih nyata dilakukan Perstas. Tendangan Roy Perangin-angin di kotak penalti membentur mistar. Skor 1-1 bertahan hingga jeda.

Di paruh kedua, kedua tim mencoba lebih agresif demi meraih kemenangan. Satu menit babak kedua berjalan kapten Perstas, Diva langsung mengancam namun tendangannya mampu ditepis Febri. Lima menit berselang, umpan Ronald kepada Hendra gagal dituntaskan menjadi gol.

Sementara Sei Kamah tak banyak menciptakan peluang di babak kedua. Salah satu yang paling berbahaya diciptakan pemain pengganti Lasidi pada menit ke-69. Namun tendangan pemain berkucir itu mengenai mistar. Selamatla gawang Perstas.

Perstas juga punya peluang emas pada menit ke-83 saat Hendra Gunawan mendapat ruang tembak di kotak penalti. Lagi-lagi Febri tampil apik menepis tendangan Hendra. Laga pun berakhir tanpa pemenang.

Pelatih Perstas, Ahmidal Yuzar mengakui timnya belum padu. Apalagi sejumlah pemain asal Medan baru berkumpul. “Pola belum berjalan. Apalagi pemain luarnya baru datang jadi belum sinkron. Kalau secara individu oke, tapi untuk bermain secara tim belum,” katanya.

Sementara kubu Sei Kamah FC mengakui timnya sudah berupaya maksimal. “Ya itulah upaya maksimal anak-anak. Tapi sebuah prestasi bagi kami bisa main di Piala Inalum ini. Walaupun hasilnya belum bagus,” pungkas Edi Syafaruddin, coach Sei Kamah.

Pewarta: Juraidi
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026