Tepung tawar dilakukan Bupati Simalungun, JR Saragih, Kapolres, AKBP Heri Sulesmono, Dandim 0207 Sml, Letkol Inf Oni Kristoyono, mewakili Ketua DPRD, Dadang Pramono, Ketua MUI, H Abdul Halim Lubis Lc.
Kegiatan dirangkai dengan penyerahan bale, pemakaian jas, kacu dan pemberian uang saku.
Kepala Staf Haji Kabupaten Simalungun, Drs Muslim MM menyebutkan, jumlah jemaah calon haji di daerah ini sebanyak 130 orang, terdiri dari 49 lali-laki dan 81 perempuan serta cadangan tujuh orang.
Menurut Muslim, jemaah Simalungun akan berangkat ke tanah suci Makkah pada tanggal 2 September 2015 bergabung dengan jemaah asal Medan, Kabupaten Pakpak Barat dan Pematangsiantar melalui embarkasi Kuala Namu International Airport (KNIA).
Para jemaah telah melakukan kegiatan manasik haji tingkat kecamatan di empat lokasi dan di tingkat Kabupaten dilakukan di dua lokasi serta telah melakukan pemeriksaan kesehatan dan suntik influenza maupun meningitis secara gratis dari Pemkab Simalungun.
Dadang Pramono mengapresiasi Pemkab Simalungun yang telah memberikan dukungan maupun fasilitas kepada para jemaah selama pelaksanaan ibadah haji, baik sebelum maupun setelah keberangkatan.
Politisi Partai Demokrat ini berpesan kepada jemaah untuk mendoakan dan menjaga nama baik Kabupaten Simalungun agar selalu
aman tertib dan lebih baik.
Bupati menegaskan, Pemkab Simalungun terus berupaya meningkatkan
kesejahteraan bagi masyarakat, termasuk bagi para jemaah haji sebagai bentuk kepedulian pemerintah.
Bupati berharap para jemaah mendoakan Kabupaten Simalungun agar tetap kondusif, apalagi dalam waktu dekat Pemkab Simalungun akan melaksanakan Pilkada.
Ketua MUI mengingatkan, tujuan ibadah haji untuk mendapatkan berkah dari Allah SWT atau nilai tambah dalam kehidupan termasuk dalam pelaksanaan ibadah. ***4***
Nurul H
(T.KR-WRS/B/N005/N005) 25-08-2015 16:15:54
Pewarta: WaristoEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.