Tebingtinggi, 14/7 (antarasumut)- Satlantas Polres Tebing Tinggi bersama Dishub Pemko Tebing Tinggi dan PT.Jasa Raharja melakukan pemeriksaan (cek) Kesehatan para supir bus Angkutan  Dalam Kota dan Provinsi (AKDP) di Terminan Bandar Kajum Tebing Tinggi Senin (13/7)

Pemeriksaan dimaksudkan meminimalisir tingginya angka kecelakaan lalu lintas karena kondisi kesehatan supir tertanggu, seperti mengkonsumsi minuman keras atau obat-obatan tampa resep dokter diantaranya suplemen untuk menjaga stamina.

Pemeriksaan mendadak tersebut sempat membuat para supir ketakutan dan para penumpangpun gelisah karena terpaksa harus menunggu beberapa saat hasil pemeriksaan kesehatan oleh petugas.

Pemko Tebingtinggi, Polres dan Jasa Raharja melakukancek kesehatan supir untuk memberikan kenyaman kepada para penumpang, ini dikarenakan tingginya angka kecelakaan yang disebabkan kelalaiansupir, kata Walikota Tebingtinggi Ir Umar Zunaidi Hasibuan dan Kapolres AKBP Slamet Loesiono saat meninjau pelaksanaan cek kesehatan.

Dengan kegiatan ini diharapkan angka kecelakaan bisa diturunkan, dan kepada supir yang mengalami gangguan kesehatan setelah hasil pemeriksaan diberikan obat dan suntikan neurebion

agar kondisi badanya fit, dan bagi supir yang kelelahan agar beristirahat setiap empat jam sekali perjalanan. “Cek kesehatan supir ini akan berlanjut tiga bulan sekali,katanya..

Selain memeriksa kesehatan supir, petugas juga melakukan pemeriksaan kelengkapan surat-surat kenderaan, dan bila menemukan pelanggaran diberikan teguran tilang, tidak luput juga diperiksa kondisi ban dan rem bus..

R Manulang (54) supir bus warga Medan awalnya terkejut ketika busnya diberhentikan oleh petugas gabungan Satlantas dan Dishub dan Tim Medis dari RS.Bhayangkari, saya tidak sakit dan sehat, ujarnya

Setelah diketahui hasil pemeriksaan tekanan darah dan memang benar kondisi R Manulang sehat,petugas memperbolehkan melanjutkan perjalanannya menuju Medan

R Manulang sempat menyampaikan terimah kasih kepada Polres, Pemko Tebingtinggi dan PT Jasa Raharja yang mau peduli dengan para supir. “Ini jarang terjadi di Sumut, terima kasih telah melakukan pemeriksaan kesehatanterhadap para supir,”jelasnya.

Yuliani (45) penumpang Bus KUPJ jurusan Medan Tanjung Balai. “Betul juga kalau supir di periksa kesehatannya, selama ini memang banyak supir ugal-ugalan dan sakit, tetapi tidak dirasakan sakit waktu kelelahan setelah menempuh perjalanan jauh,”bilang Yuliani.

Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Kota Tebingtinggi melalui dokter Siem Sien mengatakan dari ratusan jumlah supir yang dilakukan pemeriksaan kesehatan 80 persen dalam kondisi sehat.

Ada dua supir yang menderita penyakit hipertensi hingga tekanan darahnya 180, kita sarankan untuk digantikan oleh supir serapnya dan dua orang supir juga mengalami sakit seperti demam tinggi. “Kepada supir yang menderita sakit, kita berikan obat,”jelasnya. (del)


:

COPYRIGHT © ANTARA 2026