Ketua Tim Kunker dapil V, Bustami HS mengatakan kunjungan tim bertujuan untuk menindaklanjuti laporan hasil pemerikaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indoneisa (RI) Perwakilan Sumatera Utara (Sumut) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Sumatera Utara tahun 2014.
Selain itu kunker juga mempertanyakan penerimaan dana bagi hasil (DBH) yang diterima oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan daei pihak pemerintah Provinsi Sumatera Utara serta hal-hala yang berkembang. Seperti terkait dengan pembangunan, perkembangan ekonomi serta hal lainya.
“Kita ingin cek secara langsung persoalan penyaluran dana provinsi ke Kabupaten Asahan, pasalnya masih ada sedikit persoalan keuangan provinsi dengan pemkab Asahan,” demikian kata Bustami saat memimpin kunker tersebut.
Bustami meminta kepada Pemkab Asahan untuk dapat memanfaatkan anggota dewan yang bersala dari Dapil V untuk kepentingan masyarakat Asahan, apalagi pihak pemerintah Provinsi Sumatera Utara memiliki hutang atau persoalan lainya dengan Asahan. Namun Bustami meminta Pemkab Asahan untuk dapat memberikan informasi yang benar agar segala persoalan Asahan dengan pihak Provinsi dapat diselesaikan.
Kunker yang diterima oleh Wakil Bupati Asahan, H Surya Bsc mengatakan Pemkab Asahan sangat menyambut baik kunker wakil rakyat DPRDSU ke Asahan, Apalagi anggota dewan dari dapil V ini siap membantu persoalan yang dihadapi oleh Kabupaten Asahan.Wakil Bupati Asahan berjanji akan memberikan data yang lengkap kepada DPRDSU terkait dengan dana bagi hasil, bantuan keuangan provinsi serta harga eceran tertinggi elpiji 3 kilogram.
Selain Bustami (PPP) juga hadir anggota DPRD lainya seperti, Syamsul Qodri Marpaung (PKS), Mustofawiyah (Demokrat), Syamsul Bahri Batu Bara (Golkar), Zahri (PDI-P), Helmiati (Golkar), Sri Kumala (Gerindra), Eben Ezer Sitorus (Hanura) dan Budiman Nadapdap (PDIP).
Pewarta: Indra Sikumbang:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.