"Pendidikan merupakan pilar pokok pembangunan, bahkan sebagai investasi sumber daya manusia," kata Asisten Admninistrasi Umum Pemkot Medan, Ikhwan Habibi Daulay saat membuka pameran pendidikan Kota Medan 2015, di area eks Taman Ria Medan, Senin.
Ia mengatakan, dunia pendidikan seharusnya menjadi wadah yang tidak hanya bertugas memberikan ilmu pengetahuan serta karakter generasi muda, namun juga harus mampu menjadi ujung tombak lahirnya berbagai ide-ide pembangunan melalui riset ilmiah oleh para pelajar.
Ia menilai, pameran pendidikan yang digelar tersebut memiliki arti khusus, sebab menjadi wadah strategis bagi lahirnya berbagai motivasi dan kreatifitas generasi muda, khusususnya para pelajar Kota Medan.
Menurut dia, peran kemajuan teknologi informasi telah mendorong ilmu pengetahuan saat ini bisa didapatkan dengan lebih cepat dan lebih muda.
Dengan referensi ilmiah yang begitu banyak, maka tidak heran sering terdengar banyak melahirkan inovasi baru di berbagai bidang pembangunan yang dipelopori oleh para pelajar mulai dari tingkat sekolah dasar sampai dengan mahasiswa.
Pemerintah Kota Medan mendukung pelaksanaan pameran pendidikan tersebut dan berharap dapat menjadi media untuk terus membangun nilai-nilai kompetitif sumber daya manusia yang dimiliki.
Terlebih sebentar lagi akan memasuki era globalisasi yang dikenal dengan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) dimana daya saing merupakan salah satu faktor utama yang menentukan apakah menjadi pememang atau hanya menjadi penonton.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan, Marasutan Siregar, mengatakan pameran pendidikan tersebut merupakan agenda tahunan, yang menjadi bagian dari pembangunan citra publik sebagai wadah informasi pendidikan sekaligus memfasilitasi ruang berkompetisi bagi peserta didik.
"Pameran digelar 8-11 Juni 2015 yang dirangkai dengan berbagai lomba seperti lomba power point tingkat SMP, festival ekskul tingkat SMA/SMK, festival tari kreasi daerah tingkat SD dan pentas seni tingkat TK," katanya.***4***
(T.KR-JRD/B/J. Tarigan/J. Tarigan) 08-06-2015 21:14:30
Pewarta: Juraidi:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.