Medan (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menyatakan organisasi kepemudaan, termasuk Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI), merupakan mitra strategis dalam mendukung pembangunan daerah.

"Kehadiran GAMKI selama ini telah menunjukkan kontribusi dalam berbagai bidang," ujar Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Timur Tumanggor usai membuka pendidikan kader tingkat madya GAMKI Sumut di Medan, Jumat.

Ia mengatakan kontribusi tersebut mencakup pembinaan generasi muda, kegiatan sosial kemasyarakatan, penguatan nilai-nilai kebangsaan, serta pelayanan kepada masyarakat Sumatera Utara.

Menurut Timur, Sumatera Utara membutuhkan lebih banyak pemuda yang mampu menjadi jembatan persatuan, penggerak kolaborasi, dan pelopor solusi di tengah berbagai tantangan.

Tantangan tersebut antara lain persoalan sosial, perkembangan teknologi, serta perubahan pola hidup masyarakat yang membutuhkan generasi muda adaptif, berpikiran terbuka, dan berpegang pada nilai moral serta etika.

“Jadilah pribadi yang mampu menggerakkan lingkungan sekitar. Menjadi contoh teladan, contoh kejujuran, disiplin, kerja sama, dan kepedulian terhadap sesama,” ujarnya.

Timur juga mengajak peserta dan kader GAMKI memperkuat semangat persaudaraan, menjaga kerukunan antarumat beragama, serta memperkokoh persatuan.

Ia menegaskan seluruh elemen pemuda perlu bersama-sama membangun Sumatera Utara sebagai rumah bersama yang aman, damai, dan maju.

“Selain itu, juga memberikan ruang bagi generasi muda untuk tumbuh, berkembang, dan berkarya,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPD GAMKI Sumut Swangro Lumbanbatu menegaskan komitmen organisasinya untuk terus mendukung program pemerintah, khususnya Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

Swangro mengajak seluruh kader GAMKI Sumut menjadi penyambung aspirasi masyarakat sekaligus menjaga suasana yang kondusif di daerah.

“Kita harus menjadi penyambung lidah rakyat, dan penyejuk. Jangan jadi batu sandungan di daerah masing-masing. Ini harus kita laksanakan, GAMKI terus jadi mitra strategis,” kata Swangro.
 



Pewarta: Muhammad Said
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026