Tebing Tinggi, 27/5 (Antarasumut) Presiden RI, Joko Widodo, menjadi Presiden RI pertama yang memimpin langsung Rapat Koordinasi Nasional Tim Pengendalian Inflasi Daerah (Rakornas TPID) VI, 27 Mei 2015 di Jakarta.
Dalam sambutannya, Presiden RI antara lain menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi suatu negara itu penting. Namun tidak kalah pentingnya adalah menjaga inflasi.
Untuk itu, setiap daerah di Indonesia harus mengendalikan inflasi secara serius, salah satunya adalah dengan mengidentifikasi penyebab inflasi di daerah masing-masing.
Hal ini disampaikan Kabag Ekbang Pemko Tebing Tinggi yang mengikuti rapat tersebut bersama Walikota Tebing Tinggi Ir.H.Umar Zunaidi Hasibuan.MM yang disampaikan melalui Humas Tebing Tinggi Drs.Bambang Sudaryono via email.
Rakornas, yang diselenggarakan Menko Bid. Perekonomian, Bank Indonesia, dan Mendagri tersebut, diawali oleh laporan Gubernur Bank Indonesia, Agus DW Martowardojo, dalam kapasitas mewakili Kelompok Kerja Nasional (Pokjanas) TPID.
Juga dihadiri antara lain oleh Menko Perekonomian Sofyan Djalil, Menko Kemaritiman Indroyono Soesilo, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, Menteri Perdagangan Rahmat Gobel, Menteri ESDM Sudirman Said, dan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan.
Rakornas VI TPID diikuti oleh 432 TPID dari 34 provinsi dan 398 kabupaten/kota. Jumlah ini lebih banyak dari Rakornas tahun sebelumnya, yang diikuti oleh 233 TPID.
Rakornas TPID juga menegaskan tiga hal penting, yaitu, Pertama, mempertegas komitmen daerah dalam menjaga stabilitas harga dengan mewujudkan strategi 4K (Ketersediaan pasokan, Keterjangkauan harga, Kelancaran distribusi, Komunikasi yang efektif).
Kedua, melakukan percepatan pembangunan infrastruktur dan mewujudkan kedaulatan pangan di daerah. Upaya ini dilakukan melalui kemudahan perizinan, optimalisasi alokasi APBD, Ketiga, melakukan penajaman langkah Pemerintah Pusat & Pemerintah Daerah dalam pengelolaan anggaran.
Dalam Rakornas TPID VI ini, Presiden RI juga menyerahkan penghargaan TPID Terbaik dan TPID Berprestasi, kepada daerah-daerah dengan kinerja terbaik di tahun 2015.
Penghargaan diberikan pada TPID yang mewakili Kawasan Sumatera, Jawa, dan Timur Indonesia. TPID Terbaik 2014 diberikan kepada TPID Provinsi Sumatera Utara dan TPID Kota Medan untuk Kawasan Sumatera; TPID Provinsi Jawa Timur dan TPID Kabupaten Jember untuk Kawasan Jawa;
TPID Provinsi Nusa Tenggara Timur dan TPID Kota Pontianak untuk Kawasan Timur Indonesia. Sementara itu,
Penghargaan TPID Berprestasi 2014 diberikan kepada TPID Kota Tebing Tinggi untuk Kawasan Sumatera, TPID Kabupaten Malang untuk Kawasan Jawa, dan TPID Kabupaten Takalar untuk Kawasan Timur Indonesia.
Kategori TPID Terbaik diberikan kepada daerah yang telah membentuk TPID dan merupakan basis penghitungan inflasi IHK oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Sementara penghargaan TPID Berprestasi diberikan kepada daerah yang telah membentuk TPID, namun belum menjadi sampel penghitungan inflasi IHK.(del)
:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.