Langkat, Sumut, 5/2 (Antara) - Dinas Pertanian Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, menargetkan produksi padi sebanyak 454.984 ton pada 2015 dengan berbagai asumsi di antaranya kemarau tidak panjang dan curah hujan cukup di beberapa sentra tanaman padi.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Langkat Haji Basrah Daulay mengatakan di Stabat, Kamis, target produksi itu terdiri atas sisa tanam akhir tahun lalu 31.163 hektare ditambah pertanaman baru 2015 seluas 81.438 hektare dengan produktivitas rata-rata 57,07 kwintal per hektare.

"Ini akan terwujud bila beberapa terobosan yang direncanakan mendapat dukungan dari pemeintah pusat di antaranya pembangunan irigasi Sei Wampu, pembangunan drainase dan penyediaan binih unggul," ujarnya.

Dukungan pusat itu penting karena sawah beririgasi tehnis di Langkat hanya 20 persen, sementara lainnya sawah tadah hujan dan sawah rawa.

"Bila sawah irigasi tehnis semakin bertambah tentu produksi semakin meningkat, sebab ada tiga kali pertanaman yang akan dilakukan petani nantinya," ujarnya.

Basrah menjelaskan bila target itu teralisasi maka akan melampauai target produksi pada tahun 2014 ini 394.399 ton, itu jelas sangat mendukung swasembada beras di Sumatera Utara maupun nasional.

"Kita tetap mempertahankan daerah ini sebagai salah satu daerah di Sumut yang swasembada beras sejak enam tahun terakhir," katanya.

Untuk itu para petani di sentra pertanaman padi seperti di Kecamatan Sei Bingei, Secanggang, Babalan, Tanjungpura, Binjai, Sirapit, akan terus didorong untuk meningkatkan pertanaman dan produtivitas lahannya. ***3***

(T.KR-IFZ/B/R. Malaha/R. Malaha) 05-02-2015

Pewarta: Imam Fauzi
:

COPYRIGHT © ANTARA 2026