"Pasar yang dibangun diatas lahan seluas lebih kurang 12 hektare itu akan menampung pedagang sayur-mayur yang selama ini menggelar dagangan di kawasan Jalan Sutomo. Insya Allah akhir bulan ini segera beroperasi," kata Wali Kota Medan Dzulmi Eldin, Senin.
Kondisi pasar induk yang memadukan konsep Pasar Induk Depok dan Pasar Induk Tangerang ini tampaknya sudah siap dioperasikan.
Dengan fasilitas grosir, sub grosir, kantin, mushala, perkantoran, tempat penjualan buah, mess supir dan pengolahan sampah organik yang dimilikinya, Pasar Induk Tuntungan yang pengelolaannya akan ditangani Perusahaan Daerah (PD) Pasar telah siap menampung para pedagang.
Guna mendukung kelancaran transportasi menuju Pasar Induk Tuntungan, Eldin mengatakan, Dinas Perhubungan Kota Medan akan membuka jalur angkutan kota.
Apalagi Dishub telah berkoordinasi dengan pengusaha angkutan umum dan mereka siap untuk membuka rute menuju pasar Induk.
Sedangkan kehadiran sejumlah tiang listrik di badan jalan, Wali Kota Medan mengaku dalam pekan ini dipindahkan setelah Dinas Pertamanan berkoordinasi dengan PLN.
Selanjutnya kata dia, setelah pedagang direlokasi ke Pasar Induk Tuntungan, maka Jalan Sutomo tidak akan diperkenankan lagi untuk digunakan sebagai lokasi jual-beli sayur-mayur.
"Dengan begitu jika masyarakat membutuhkan sayur-mayur, mereka harus membelinya di Pasar Induk Tuntungan. Kita ingin membenahi kota yang kita cintai ini," katanya.***4***
(T.KR-JRD/C/Suparmono/Suparmono) 02-02-2015
Pewarta: Juraidi:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.