"Acara ini juga merupakan rangkaian peringatan ulang tahun ke-11 Kabupaten Sergai yang jatuh pada tanggal 7 Januari mendatang," kata Bupati Sergai, Soekirman di Seirampah, Minggu.
Acara yang digagas masyarakat Desa Pergulakan tersebut juga dalam upaya memohon keselamatan, usaha, pertanian dari hal-hal yang tidak diinginkan untuk seluruh masyarakat desa dan juga sebagai wujud syukur atas kemajuan pembangunan yang telah dicapai selama ini.
Juga sekaligus untuk semakin meningkatkan rasa kecintaan terhadap budaya daerah, khusunya wayang kulit serta adat budaya lainnya.
Lebih lanjut Soekirman mengatakan, sebagai masyarakat yang mencintai budaya yang bukan saja budaya Jawa tetapi juga Batak, Sunda, Banjar, sudah sepantasnya tetap dilestarikan agar kedepannya lebih maju dan dikenal banyak orang.
"Bukan hanya secara nasional akan tetapi terkenal hingga skala Internasional. Artinya sudah menjadi tanggungjawab kita bersama agar budaya tradisional yang ada tetap lestari," katanya.
Menurut dia, sesungguhnya yang termahal dan tidak ternilai harganya dalam kehidupan ini adalah adat dan budaya.
Hal tersebut dikarenakan ketika seseorang lahir sampai meninggal dunia, yang selalu menyertai dalan kesehariannya adalah adat dan budaya tersebut.
"Misalnya syukuran kelahiran, acara pernikahan dengan adat istiadat, budaya wirid yassin, dan lain sebagainya yang tidak bisa lepas dari kehidupan kita," katanya.
Atas dasar itulah ia mengajak kepada seluruh masyarakat agar mencintai budayanya, bukan hanya sekedar seremoni belaka, akan tetapi dapat meresapinya dan menerapkan dalam kehidupan sehari-harinya.
"Karena budaya adalah pondasi jiwa bangsa Indonesia yang menjadi
spirit dari semua gerakan pembangunan," katanya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pariwisata, Budaya dan Olahraga, Henri Suharto mengatakan, pihaknya selalu berkomitmen kepada setiap upaya untuk melestarikan budaya bangsa.
"Kami komitmen dan mendukung terhadap segala kegiatan yang berhubungan dengan program pengembangan adat dan budaya. Ini juga salah satu program prioritas dinas kami," katanya. ***4***
(T.KR-JRD/B/F.C. Kuen/F.C. Kuen)
Pewarta: Juraidi:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.