Sidikalang, 2/9 (Antara Sumut) - Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Dairi, Dumasi KRA. Johnny Sitohang Adinegoro, menargetkan seluruh desa di wilayah tersebut tahun 2015 telah memiliki masing-masing minimal satu sekolah PAUD.

"Kami saat ini sedang berupaya menggerakkan berdiri lembaga-lembaga PAUD di setiap desa," katanya, usai mengukuhkan Bunda PAUD 10 Kecamatan, di Sidikalang, Rabu.

Terkait dengan target tersebut, pihaknya minta kepada Bunda PAUD yang baru dikukuhkan agar ikut berperan aktif memberhasilkan program satu desa satu PAUD.

"Satu desa satu PAUD sebagai prioritas dalam membina PAUD di wilayah kerja kita masing-masing," ujarnya pada pelantikan bunda PAUD tersebut.

Ia menambahkan, dari 161 Desa dan 8 kelurahan di Kabupaten Dairi hanya menyisakan beberapa desa saja yang belum tersentuh pendirian PAUD.

Hal itu, menurut dia, karena lokasi jarak tempuh ideal anak PAUD sangat berjauhan dari satu dusun ke dusun lain.

"Saya berharap, para Bunda PAUD membuka komunikasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Dairi khususnya Bidang Pendidikan Non Formal dan Informasl (PNFI) dalam hal pengurusan izin dan syarat lanjutan yang harus dipenuhi," kata Dumasi.

Kepala Bidang PNFI Dinas Pendidikan kabupaten Dairi, Jaspin Sihombing, mejelaskan, jumlah lembaga PAUD di daerah itu hingga tahun 2013 sudah mencapai 84 Persen lebih.

Sedangkan sekolah Taman kanak-kanak (TK) sebanyak 22 unit, tersebar di beberapa Kecamatan di Dairi.

Jaspin menambahkan, pihaknya siap merealisasikan target satu desa satu PAUD tahun 2015.

"Kami akan berupaya membantu dalam hal pemenuhan unsur pelaksanaan di lapangan," ujarnya.

Diakuinya, upaya meningkatkan jumlah lembaga PAUD tidak terlepas dari dukungan dan kerja sama dengan masyarakat. (TNA)

Pewarta: T. Nico Adrian
:

COPYRIGHT © ANTARA 2026