Medan, 23/11 (Antara) - Sekelompok massa yang diduga dari Organisasi Kepemudaan (OKP) menggeroyok Brigadir D, petugas Jahtanras Polda Sumatera Utara berupaya melerai perselisihan yang sedang terjadi di Karaoke M3 Plaza Thamrin Medan, Minggu.

Kapolresta Medan Kombes Pol Nico Afinta Karokaro kepada wartawan, mengatakan, perselisihan tersebut terjadi diduga permintaan sekelompok pemuda yang meminta diskon pembayaran minuman dan menambah waktu berkaraoke kepada Manajer M3 Plaza Thamrin.

Namun, menurut dia, keributan yang terjadi Plaza Thamrin Medan semakin memanas dan tidak ada penyelesaian, sehingga masyarakat melaporkan kejadian itu kepada Brigadir D, anggota Reserse Polda Sumut.

"Anggota Polisi tersebut mencoba melerai, namun Brigadir D, malah dikeroyok oleh sekelompok pemuda itu," ujarnya.

Nico menjelaskan, saat terjadi pengeroyokan terhadap aparat keamanan itu, Brigadir D sudah menjelaskan bahwa dirinya adalah anggota polisi.

Namun, aparat keamanan tersebut, tetap saja dikeroyok dan senjata milik Brigadir D, sampai terjatuh ke lantai dan diambil salah seorang pelaku pengeroyokan itu.

Kemudian, mendengar adanya anggota polisi dikeroyok, tim dari Brimob Polda Sumut turun ke lokasi kejadian dan melakukan pengejaran terhadap para pelaku.

"Senjata yang dibawa pelaku pengeroyok

seorang aparat keamanan dari Polda Sumut," kata Kombes Nico.

Kapolresta menambahkan, oknum polisi Brigadir D adalah dari anggota Brimob yang bertugas di Jahtanras Polda Sumut.***1*** (T.M034/B/Yuniardi/Yuniardi) 23-11-2014 21:08:58

Pewarta: Munawar Mandailing
:

COPYRIGHT © ANTARA 2026