"Pembangunan sub sektor peternakan perlu terus dipacu guna mewujudkan program swasembada daging dan meningkatkan perekonomian masyarakat," kata Bupati Batu Bara OK. Arya Zulkarnain, di Lima Puluh, Senin.
Bupati menyatakan hal itu pada apel gabungan yang diikuti segenap PNS di jajaran Pemkab Batu Bara.
Diakuinya, upaya meningkatkan kinerja produksi ternak sapi di daerah itu perlu didukung peran nyata dari instansi terkait dan segenap pemangku kepentingan atau stakeholders.
Selama ini peternak sapi pada umumnya masih menerapkan pola pengembangan dengan cara tradisional, sehingga perlu diberikan sentuhan agar pola konvensional dialihkan dengan metode berbeda, seperti perkawinan silang dengan menggunakan bibit berbeda.
Arya Zulkarnain menambahkan, dalam mendukung pembangunan secara terpadu dan menyeluruh di Kabupaten Batu Bara perlu dilakukan secara bersama–sama dari setiap stakeholder, termasuk diantaranya sub sektor peternakan.
Pembangunan sub sektor peternakan perlu terus dipacu guna meningkatkan perekonomian masyarakat.
"Kita tentunya tidak ingin daerah ini hanya mengandalkan pasokan daging sapi dari daerah lain," katanya.
Khusus mengenai pasokan ternak sapi dalam menghadapi Hari Raya Adha 1435 H, Bupati menginstruksikan kepada Dinas Peternakan setempat untuk melakukan pengawasan terhadap pemotongan hewan qurban.
Pengawasan, kata dia, harus dilakukan sebelum dan sesudah pemotongan hewan kurban.
Berdasarkan data jumlah pemotongan hewan kurban di Kabupaten Batu Bara dilaporkan terjadi peningkatkan sekitar 15 persen setiap tahun. (TNA)
Pewarta: T. Nico Adrian:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.