Minimnya kehadiran organisasi kepemudaan (OKP) dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda ini menjadi pertanyaan sejumlah kalangan, karena telah berlangsung beberapa tahun.
Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Pemuda Olahraga (Dinsostekpora) Kabupaten Samosir, Kampu Manik menjelaskan pihaknya telah menyampaikan undangan ke pengurus OKP.
"Jauh hari telah kami sampaikan, dan kami ingin semua terlibat dalam kegiatan, tetapi hanya beberapa OKP yang bersedia," ujar Kampu.
Kampu menduga, vakumnya kepengurusan KNPI selaku organisasi induk kepemudaan menjadi penyebab tidak aktifnya pengurus menjalankan roda organisasi.
"Kita akan mendorong OKP supaya membentuk kepengurusan KNPI yang baru," kata Kampu.
Ketua DPC Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (Gamki) Samosir, Tumpal Siregar enggan hadir karena acara terlalu seremoni dan monoton sehingga tidak berkesan.
"Seharusnya bisa dikemas lebih baik dengan melakukan beberapa kegiatan olahraga, penanaman pohon dan bersih-bersih," kata Tumpal.
Begitupun, Tumpal mengapresiasi inisiasi dari Dinsostekpora yang mau melibatkan OKP pada peringatah Hari Sumpah Pemuda dan mendorong pembentukan KNPI Samosir. "Itu harus didukung penuh," katanya. ***3***
(T.KR-WRS/C/Kaswir/Kaswir)
Pewarta: Waristo:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.