Tapteng, 10/10 (Antara) - Jalan lintas provinsi yang berbatasan antara Kabupaten Tapanuli Selatan dengan Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara dalam kondisi rusak parah dan belum ada tanda-tanda penanganan dari pemerintah.

Pantauan Antara Jumat, jalan yang mengalami kerusakan yang cukup parah itu yakni berlokasi di Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapsel dan Kecamatan Sibabangun, Kecamatan Lumut, Kabupaten Tapteng.

Kerusakan jalan negara yang terdapat di tiga kecamatan pada dua kabupaten bertetanggga itu, bukan hanya mengganggu arus lalu lintas truk yang mengangkut barang, bus penumpang, mobil tangki mengangkut minyak, mobil pribadi maupun mobil dinas, tetapi juga mengancam keselamatan masyarakat.
Sebab, bagi pengendara mobil pribadi, sepeda motor atau mobil lainnya yang melalui Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) tersebut, sering nyaris terjadi tabrakan, karena pengaruh jalan yang hancur dan sulit untuk dilalui.

Bahkan, setiap pengemudi mobil pribadi dari arah Tapsel tujuan Sibolga dan sebaliknya merasa kapok dan benar-benar jera,serta tidak mau lagi orang melalui jalan di wilayah Pantai Barat Sumatera.

Selain itu, mobil tangki yang mengangkut bahan bakar minyak (BBM) dari arah Kota Sibolga tujuan Kota Padang Sidempuan, ketika memasuki Kecamatan Sibabangun sering hampir terjadi tabrakan.

Lobang yang mengangnga terdapat di badan jalan daerah tersebut, kelihatan cukup lebar, dan mengancam keselamatan bagi orang yang lewat.

Bila hal ini, terus dibiarkan dan tanpa adanya perawatan dari pemerintah pusat terhadap jalan provinsi itu, maka dikhawatirkan jalan tersebut akan semakin rusak cukup parah, serta tidak dapat lagi dilalui pengendara.

Hal ini, juga akan merugikan bagi petani untuk mengangkut hasil-hasil pertanian mereka berupa sayur-sayuran, buah-buahan berupa salak, durian, dan lain sebagainya.

Kerusakan jalan negara di Kabupaten Tapsel dan Kabupaten Tapteng bukan mencapai ratusan meter, tetapi sudah belasan kilometer yang terdapat di beberapa titik yang dianggap cukup rawan dan dapat menimbulkan kecelakaan lalu lintas, serta korban jiwa.***3***
(T.M034/B/M. Yusuf/M. Yusuf)

Pewarta: Munawar Mandailing
:

COPYRIGHT © ANTARA 2026