Medan, 1/7 (antarasumut)- Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi meninjau sekaligus memberikan bantuan terhadap sekitar 100 warga korban kebakaran di Jalan Prajurit (Asrama Glugur Hong), Kelurahan Sidorame Barat I, Kecamatan Medan Barat , Selasa (1/7).
Amuk si jago merah yang terjadi 7 menit jelang berbuka puasa, Senin
(30/7), membuat seratusan warga kini kehilangan tempat tinggal. Tak satu pun harta benda yang bisa diselamatkan, sebab lidah api begitu cepat menyambar sehingga menghanguskan rumah beserta isi di dalamnya hanya dalam waktu sekitar 1 jam. Hal ini terjadi akibat material bangunan rumah didominasi papan dan kayu.
Ditambah lagi salah satu rumah dijadikan tempat penjualan minyak tanah dan gas yang ditengarai warga sebagai pemicu terjadinya kebakaran, menyebabkan kobaran api semakin mengganas sehingga menghanguskan 14 unit rumah, sedangkan 4 rumah yang berada di depannya
hanya mengalami kebakaran di bagian teras. Untung saja petugas Dinas Pencegah dan Pemadam Kebakaran (P2K) cepat turun tangan sehingga mampu
menjinakkan api. Wali Kota pun menyampaikan rasa bela sungkawa atas musibah kebakaran yang terjadi. Dia berharap kepada warga yang menjadi korban kebakaran dapat tabah dan sabar menghadapi cobaan yang sangat berat ini. Untuk
itu Pemko Medan akan berupaya memberikan solusi terbaik untuk meringankan penderitaan para warga.
Sebagai langkah awal untuk membantu korban, Wali Kota mengatakan Pemko Medan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan
bersama Yayasan Surya Kebenaran Internasional (YSKI) menempatkan para korban di tenda penampungan yang lokasinya di sebuah lapangan, sekitar
150 meter dari lokasi kebakaran. Selain tenda penampungan, kata Eldin, pihaknya juga mendirikan dapur umum guna memenuhi kebutuhan makan dan minum para korban, termasuk makan sahir maupun berbuka puasa bagi yang puasa.
Sedangkan bagi warga yang tidak puasa, makanan mulai pagi, siang sampai malam akan disediakan. Selain itu kita juga akan memikirkan bagaimana dengan tempat tinggal rumah para warga yang sudah hangus terbakar. Untuk itu kita akan bersama stakeholder yang ada akan mencari solusi terbaik untuk mengatasinya sesuai dengan peraturan yang ada,” kata Wali Kota.
Eldin setibanya di lokasi langsung mengunjungi rumah warga korban kini telah rata dengan tanah. Sejumlah warga terlihat membersihkan rumah dan harta bendanya yang telah menjadi arang. samping itu mereka juga mencari-cari kemungkinan ada harta benda uput dari jilatan api. Kepada warga yang ditemui, Wali Kota kembali minta untuk tabah dan sabar menghadapi cobaan yang cukup ini.
Usai meninjau rumah warga yang hangus terbakar, Wali Kota menjenguk warga di tenda penampungan. Dengan penuh rasa haru, pun berusaha menghibur mereka. “Musibah ini cobaan dari Allah Jadi saya berharap agar bapak dan ibu yang menjadi korban menghadapi cobaan ini dengan penuh kesabaran walau menyakitkan,” ungkapnya.
Untuk meringankan beban warga, Wali kota selanjutnya berupa peralatan tidur, mandi dan peralatan dapur. Selain itu memberikan bantuan beras, minyak goreng serta gula. Dia bantuan yang diberikan itu dapat di[pergunakan warga sehari- selama berada di lokasi penampungan.
Sementara itu Indra dari perwakilan YSKI mengungkapkan, bersama BPBD Kota medan berupaya membantu warga yang menjadi korban
kebakaran. Selain menyediakan makanan dan minuman selama 3 hari depan, termasuk sahur serta berbuka puasa. Selanjutnya mereka akan
menyampaikan laporan kepada pimpinan YSKI kemungkinan untuk membantu warga membangun rumahnya kembali.
Sedangkan Camat Medan Perjuangan Rahmat SSTP mengungkapkan kebakaran ini terjadi pada Senin jelang berbuka berbuka puasa. Musibah kebakaran
menyebabkan 14 KK kehilangan tempat tinggal, sedangkan 4 KK lagi hanya mengalami kebakaran di bagian teras rumah. Untuk itu pihaknya dengan BPBD akan terus memantau korban dan berupaya memberikan bantuan semaksimal mungkin.
:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.