" Guna mewujudkannya Pemko Medan melalui instansi terkait terus berupaya melakukan pembenahan dan rencana penerapan kebijakan transportasi yang strategis," ungkap Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi saat menerima kunjungan Tim Penilai WTN Tahun 2014 dari Kementrian Perhubungan di Balai Kota Medan, Senin. Selain melakukan pemaparan, tim yang diketuai Ir Rasman Ginting Ms TR menyerahkan hasil pengamatan dan penilaian yang telah dilakukan di Kota Medan kepada Wali Kota.
Menurut Wali Kota, penghargaan WTN dari Kementrian Perhubungan ini merupakan agenda rutin Pemko Medan. Dia berharap kegiatan itu dapat memotivasi stakeholder transportasi di Kota Medan untuk terus berbuat yang terbaik, guna meningkatkan pelayanan lalu lintas dan angkutan jalan kepada masyarakat Kota Medan.
“Kita terus melakukan pembenahan dan rencana penerapan kebijakan transportasi yang strategis. Kiranya arahan, masukan dan bantuan dari kementrian perhubungan sebagai kementrian teknis dapat mendukung pelaksanaan kebijakan transportasi yang tepat untuk diterapkan di Kota Medan,” kata Wali Kota.
Dijelaskan Eldin, perkembangan Kota Medan sebagai kota metropolitan tentunya tidak terlepas dari permasalahan kota-kota besar lainnya di Indonesia diantaranya masalah lalu lintas. Untuk itulah Pemko Medan melalui instansi terkait terus melakukan pembenahan dan perbaikan untuk meningkatkan pelayanan lalu lintas.
“Jadi kita berharap kegiatan ini dapat menjadi salah satu parameter yang mendukung pembangunan Kota Medan, khususnya di bidang perlalulintasan. Mudah-mudahan tahun ini kita dapat meraih prestasi yang sama atau yang lebih baik lagi dari tahun sebelumnya,” harapnya dihadapan Kasatlantas Polresta Medan Kompol Budi Hendrawan, pimpinan SKPD, perwakilan Denpom dan Kodim 0201/BS dan DPC Organda Medanyang menghadiri kegiatan tersebut.
Pemko Medan, ungkap Wali kota, sudah 8 kali mengikuti perlombaan WTN sejak tahun 2003. Dalam kurun itu sudah 2 kali menerima Piala WTN yakni tahun 2004 dan tahun 2013 untuk kategori Lalu Lintas Kota Metropolitan, sedangkan selebihnya Kota Medan hanya menerima plakat.
Kadis Perhuungan kota Medan Renward Parapat ATD MT dalam laporannya menjelaskan, WTN merupakan kegiatan penilaian terhadap kondisi perlalulintasan beberapa lokasi ruas jalan yang dianggap cukup baik untuk selanjutnya dilakukan penilaian oleh tim dari Kementrian Perhubungan.
Dikatakan Renward, untuk tahun ini Pemko Medan mengusulkan sejumlah ruas jalan untuk dinilai yaitu Jalan Sudirman, Suprapto, Diponegoro, Imam Bonjol, Juanda dan Putri Hijau. Selain sejumlah ruas jalan, juga fasilitas perhubungan lainnya yang ada di Kota Medan.
Selanjutnya Renward memaparkan, pihaknya telah melakukan beberapa kegiatan perbaikan menaindaklanjuti hasil rekoemndasio tim penilaian WTN tahun lalu seperti pemasangan rute trayek angkutan umum telah dilakukanm di beberapa angkutan. Kemudian pembuatan masrka jalan dan rambu serta perlengkapan jalan di bebarapa lokasi. Serta peningkatan pelayanan Pengujian Kenderaan Bermotor (PKB) di Terminal Amplas dan PInaan Baris dfengan penambahan jalur uji kenderaan bermotor.
Di samping itu tambah Renward lagi, Pemko Medan akan melakukan sejumlah kegiatan strategis lainnya diantaranya pelaksanaan angkutan Trans Mebidang. Untuk itu dia berharap pemerintah pusat terus mendukung pelaksanaannya di Kota Medan. Pemko Medan akan berkomitmen menyediakan prasarana pendukungnya.
Kemudian peningkatan teknologi Area Traffic Control System (ATCS) menuju ITS di Kota Medan. Renward menjelaskan, sejak tahun 2012 sampai sekarang Pemko Medan menerima bantuan dari Kementrian Perhubungan terkait ATCS. Renward berharap kiranya bantuan itu tetap dilanjutkan guna mendukung perlalulintasan di Kota Medan.
“Ke depannya kita berharap Kementrian Perhubungan dapat menjadikan Kota Medan sebagai daerah percontohan penerapan kebijakan transportasi yang baik di Indonesia,” harapnya.
Sementara itu Ketua TIM Penilaian WTN kementrian perhubungan Ir Rasman Ginting Ms TR mengungkapkan, pihaknya telah melakukan peninjauan dan penilaian dalam beberapa hari di Kota Medan. Sebelum menyerahkan hasil penilaian yang telah dilakukan kepada Wali kota, Rasman lebih dahulu melakukan pemaparan.
Dari hasil pemaparan yang dilakukan, diantaranya terungkap kondisi permukaan jalan di Kota Medan sudah cukup baik. Hanya saja ada beberapa fasilitas yang perlu perbaikan. Kemudian pemanfaatan ruang milik jalan (rumija) juga sudah cukup baik, ada jalur sepeda dan sudah tersedianya fasilitas pejalan kaki namun kelandaiannya dinilai masih kurang.
Selain itu rambu lalu lintas secara umum cukup baik tetapi ada beberapa yang tertutup pohon. Selanjutnya kondisim jembatan penyebrangan orang sudah cukup baik dan adanya implementasi ATCS. Lalu masih ditemukannya pengemudi angkutan umum yang tidak mengenakan baju seragam dan tanda jati diri . Taksi yang ada secara umum dinilai cukup baik, komponen terminal yang ada baik Amplas dan Pinang Baris sudah lengkap hanya saja perlu dilakukan pembenahan sedikit agar terlihat lebih asri lagi.
:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.