Kolombia tidak diperkirakan bisa memenangi posisi dua besar Grup C di Brazil dan memastikan lolos ke babak sistem gugur untuk kedua kalinya sejak 1990.
Valderrama yang terkenal karena rambut kribo gaya afronya adalah kapten tim Kolombia pada 24 tahun lalu, ketika Kolombia kalah 1-2 dari Kamerun di babak sistem gugur itu.
"Tidak ada perbedaan antara generasi saya dengan tim yang sekarang ini....mereka punya kesempatan membuat prestasi yang tidak pernah kami buat seperti masuk perempatfinal," kata gelandang tersebut.
Valderrama juga main di Piala Dunia 1994 ketika Kolombia berada di posisi jurukunci grup.
Sukses tim Kolombia itu cukup mengejutkan karena striker Radamel Falcao tidak turun bertanding karena cedera dan hanya mengandalkan gelandang serang James Rodriguez untuk daya dobrak.
"Ketika satu superstar tidak ada, yang lain harus naik, dan itu adalah Rodriguez," katanya.
Ketika ditanya mengapa tim-tim Amerika Selatan banyak sukses di Piala Dunia ini, Valderrama mengatakan bahwa persiapan merupakan kuncinya.
"Rahasia sukses Amerika Selatan di Piala Dunia ini adalah persiapan, kualifikasi sangat berat," katanya. (Uu.SYS)
:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.