Langkat, 11/6 (Antara) - Hama blas atau sejenis organisme penggangu tanaman menyerang belasan hektare tanaman padi di Kabupaten Langkat, sejak beberapa pekan terakhir.

"Lahan sawah yang paling banyak terserang hama blas adalah di Kecamatan Batang Serangan, namun kini sebagian sudah bisa dikendalikan," kata Kordinator Pengamat Organisme Pengganggu Hama Tanaman Dinas Pertanian Kabupaten Langkat, Miswandi, di Stabat, Rabu.

Disebutkannya, hama blas menyerang sekitar 1,2 hektare (ha) lahan sawah di Kecamatan Batang Serangan dan seluas 1,2 ha di antaranya sudah dapat dikendalikan.

Selain Batang Serangan, hama blas juga menyerang tanaman padi petani seluas satu ha di Kecamatan Kuala dan Binjai

Menurut Miswandi, selain blas, sebagian tanaman padi di daerah itu kini juga terserang hama putih palsu.

Hama tersebut menyerang tanaman padi petani di Kecamatan Stabat dan Batang Serangan seluas 1,5 hektare, namun juga sudah dikendalikan sekarang ini oleh petani bersama petugas penyuluh pertanian lapangan.

Jenis hama lain yang masih dikeluhkan petani, yaitu hama pengerek batang yang kini masih menyerang tanaman padi seluas 1,5 hektare di Kecamatan Sirapit.

Untuk pertanaman jagung, kata dia, juga terkena serangan hama penggerek batang, termasuk juga tanaman kedelai dan kacang tanah.

"Tanaman jagung yang diserang hama penggerek batang itu berada di Kecamatan Sei Bingei seluas 1,5 hektare," ujarnya.

Sedangkan di Kecamatan Pangkalan Susu, lanjutnya, tanaman kedelai mengalami serangan hama penggerek polong.

"Upaya penyelamatan dan penyembuhan terhadap tanaman kedelai yang terserang hama tersebut masih terus kami lakukan," tambahnya.

Untuk pertanaman kacang tanah, diakuinya, juga mengalami serangan hama berca daun coklat dan penggulung daun, terutama di kawasan Batang Serangan dan Sawit Seberang. (KR-IFZ)

Editor:  T. Nico Adrian

Pewarta: Imam Fauzi
:

COPYRIGHT © ANTARA 2026