Ada dua sektor industri kreatif yang menjadi industri unggulan Kabupaten Samosir yang perlu untuk terus dikembangkan, yakni ukir-ukiran dan pengerajin ulos, ucap Kepala Dinas Koperindag, Kabupaten Samosir Hotraja Sitanggang, Rabu.
Salah satu strategi pengembangan adalah pelatihan bagi para penjahit dan perajin tenun ulos.
"Selama ini masih sebahagian kecil warga yang menjadikan ulos Batak jadi baju atau rok. Padahal ulos bisa kita jadikan model atau motif pakaian," ujar Sitanggang.
Industri tersebut sangat mungkin dijadikan produk unggulan Samosir dan diharapkan tidak hanya merebut pasar domestik, akan tetapi bisa menembus pasar internasional.
Menurutnya, pelatihan dan pengadaan bahan baku benang akan sangat mendukung pengembangan tenun ulos di Samosir. Karena dengan pelatihan tersebut, inovasi dari tenun ulos akan bisa berkembang menjadi model pakaiaan sesuai kebutuhan pasar.
Saat ini ada kelompok pengrajin ulos yang dibina untuk pengembangan atau diversifikasi. "Kita akan bentuk kelompok baru agar ada daya saing dan menghasilkan karya yang lebih baik dan mampu menembus pasar," ucapnya.
Untuk mencari pangsa pasar, pihaknya selalu melakukan promosi di berbagai lokasi ataupun kegiatan, juga telah memajang produk-produk ulos yang sudah dimodifikasi menjadi "fashion" di bandar udara dan hotel-hotel.
Direncanakan Pemkab Samosir akan menyewa atau membeli kios di Bandara Kualanamu tempat memajang produk ulos dan ukir-ukiran untuk memasarkan produk unggulan asal Samosir. ***2*** (KR-TTY)
(T.KR-TTY/C/Suparmono/Suparmono)
Pewarta: Tetty Naibaho :
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.