Samosir, 2/5 (Antarsumut) - Wakil Bupati Samosir Drs. Rapidin Simbolon sebagai Inspektur Upacara (IRUP) Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tingkat Kabupaten Samosir di Tanah Lapang Pangururan, Jumat.
Acara dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Kapolres Samosir AKBP Andry Setiawan Danramil Pangururan, Sekdakab.Samosir Ir. Hatorangan Simarmata, Pimpinan SKPD, Pelajar Tingkat SMA,SMP dan SD. Peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2014 ditandai dengan pemberian hadiah kepada pemenang lomba Olimpiade Sains Nasional Tingkat Kabupaten Samosir Tingkat SD,SMP dan SMA. Selain itu juga diberikan hadiah kepada Rudianto Naibaho pemenang lomba pidato yang berhasil menjadi juara I tingkat Propinsi Sumatera Utara dan harapan II tingkat Nasional. Penampilan group Seni dari SMA N I Palipi turut mengisi acara dengan menampilkan tor-tor (tarian batak).
Wabup Rapidin Simbolon membacakan Pidato Menteri Pendidikan Mohammad Nuh menyampaikan ungkapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh insane pendidikan, pemerintah daerah dan organisasi yang bergerak di dunia pendidikan atas segala ikhtiar, kepedilian dan perhatian yang telah diberikan dalam memajukan dunia pendidikan di Indonesia.
Pendidikan bukan hanya menyelesaikan persoalan-persoalan yang sifatnya dangat teknis dan kekinian semata melainkan pada hakikatnya adalah upya memanusiakan manusia untuk membangun peradaban yang unggul.
Dalam dunia pendidikan ada dua hal yang sangat mendasar yaitu yang pertama terkait akses untuk mendapatkan layanan pendidikan yang dipengaruhi oleh ketersediaan dan keterjangkauan.
Kedua terkait dengan kualitas. Tahun ajaran 2014/2014 merupakan momentum untuk meningkatkan kapasitas dan profesionalitas guru, kepala sekolah dan pengawas dan juga momentum melakukan penataran sistim perbukuan pelajaran. Menteri mengatakan dengan kurikulum 2013 anak-anak akan memiliki kompetensi secara utuh yang mencakupi sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Semua itu akan menghasilkan generasi emas yang kreatif, inovatif dan produktif.
Rapidin Simbolon menambahkan bahwa membangun nilai pendidikan di samosir harus bisa membangun karakter untuk menjadi manusia seutuhnya. Dalam mengajar, mendidik dan melatih siswa kiranya mampu menghasilkan karakter yang bernilai dan beradab terutama untuk Indonesia
Pewarta: Tetty Naibaho:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.