Oleh Imam Fauzi



Langkat, 3/5 (Antara) - Kantor Pariwisata Seni dan Budaya Kabupaten Langkat, mengembangkan wisata alam, salah satunya dengan menggiatkan olahraga arung jeram.

"Arung jeram kini dikembangkan menjadi objek wisata baru di Desa Telagah, Kecamatan Sei Bingei," kata Kepala Kantor Pariwisata Seni dan Budaya Edisyahputra di Stabat, Sabtu.

Selain itu, objek wisata baru lainnya yang juga sedang dikembangkan oleh pemerintah kabupaten setempat adalah dua lokasi air terjun di Kawasan Sei Terpan, Dusun Lau Buluh dan Dusun Telagah, Kecamatan Sei Bingei.

"Di kawasan tersebut juga banyak dijumpai Orang Utan yang sengaja dilepas bebas di habitatnya," katanya.

Pemkab Langkat, lanjutnya, masih akan terus mengembangkan sejumlah lokasi wisata yang bisa diandalkan menjadi daya tarik bagi wisatawan.

Lokasi wisata itu, di antaranya Gubuk Primitif (Gupprim) di Dusun VIII Bandar Meriah, Kecamatan Sei Bingei, wisata Batu Katak di Desa Batu Jonjong dan Salang Pangeran di Desa Timbang Lawang, Kecamatan Bahorok .

Semua objek wisata baru ini juga ramai dikunjungi para pelancong, baik lokal maupun mancanegara, karena keindahan alamnya termasuk juga keasrian lingkungan dan airnya yang sangat jernih.

Khusus di Sei Bingei, wisatawan bisa menikmati keindahan air terjun dan hawa sejuk di hutan alam itu.

Melalui pengembangan beberapa objek wisata alam itu, pihaknya berharap Langkat akan semakin banyak dikunjungi wisatawan.

"Program pengembangan pariwisata, tentunya akan dapat meningkatkan pendapatan asli daerah," ujarnya.

Edisyahputra menambahkan, lokasi wisata lain di Langkat yang juga potensial dikembangkan, antara lain pemandian alam Pangkal Namu Sira-sira di Sei Bingei, pemandian pantai biru Pamah Tambunan Salapian dan, pemandian air panas Simolap Kutambaru.

Selanjutnya, sumber air panas Kuala Buluh Padang Tualang, Gua dan air terjun Marike Salapian, Gua Batu Rizal dan Gua Batu Kapal Batu Jonjong Bahorok, Batu Ronggeng Batang Serangan, air terjun Lau Berte Sei Bingei, Air Terjun Pamah Semilir Sei Bingei dan Arung Jeram Sei Wampu Marike serta Suaka Margasatwa Langkat Timur Laut tapak Kuda Baru Tanjungpura.

"Kesemuanya sedang kita kembangkan dan informasinya akan terus kita disebarluaskan kepada masyarakat, seperti melalui brosur dan pamflet di berbagai tempat umum, hotel, restoran dan di bandara," ucap dia. (KR-IFZ)

Editor: T. Nico Adrian

Pewarta: Imam Fauzi
:

COPYRIGHT © ANTARA 2026