Tanjung Balai, 3/4 (Antarasumut) - Pemerintah Kota (Pemkot) Tanjung Balai bertekad meprioritaskan pembinaan sumber daya manusia (SDM) yang mampu bersaing di era globalisasi saat ini.
"Minimnya sumber daya alam sebagai penunjang pendapatan asli daerah harus diimbangi dengan program yang bermuara kepada peningkatan SDM," kata Wali Kota Tanjung Balai, Thamrin Munthe di Tanjung Balai, Kamis.
Menurut dia, kota yang tergolong minim sumber daya alam seperti Tanjung Balai harus bisa mengoptimalkan kinerja perencanaan dan program peningkatan SDM yang berorientasi kepada kepentingan individu, organisasi dan kepentingan nasional, sebagaimana instruksi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) RI.
Perencanaan SDM itu, lanjut dia, tentunya harus dihubungkan dengan kebutuhan Pemkot saat ini dan pada masa akan datang yang diselaraskan dengan visi dan misi pemerintah daerah.
"Salah satu misi pemerintah kota adalah menjadikan Tanjung Balai sebagai kota berpendidikan, perdagangan dengan masyarakat yang sejahtera," ujarnya.
Dari segi pendidikan, menurut Thamrin, harus diawali dengan menanamkan pendidikan karakteristik kepada anak sejak usia dini, sehingga akan muncul generasi yang berkarakter, dan mengerti apa yang mereka buat hari ini maupun dimasa akan datang.
Sedangkan dari segi perdagangan, pihaknya telah melakukan pembinaan kepada masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil dan menegah, serta pedagang keliling.
Pembinaan kepada pelaku usaha itu, kata Wali Kota, diaplikasikan melalui paket bantuan modal usaha mikro tanpa agunan yang dikelola oleh SKPD terkait, yaitu Dinas Koperasi dan UKM.
"Kepada pedagang keliling juga telah diberikan bantuan sarana dan prasarana usaha seperti yang dilakukan beberapa hari lalu," ujar Thamrin.
Selain itu, pihaknya kedepan akan terus melakukan pembinaan SMD kepada aparatur pemerintah, swasta dan masyarakat umum.
"Pada waktunya nanti, diharapkan seluruh komponen masyarakat Tanjung Balai mampu bersaing dalam mengahadapi era globalisasi dengan persoalan yang multi kompleks," tambahnya. (Yan)
Editor: T. Nico Adrian
Pewarta: Yan Aswika:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.