Medan, 28/1 (Antara) - Pemerintah Kota Medan memperluas informasi mengenai manfaat retribusi pajak daerah dengan meluncurkan majalah "Tax Magazine".

"Kehadiran majalah ini diharapkan dapat menjadi wadah informasi sekaligus sosialisasi manfaat perpajakan bagi warga Kota Medan,
terutama wajib pajak," kata Pelaksana tugas Wali Kota Medan Dzulmi Eldin di Medan Selasa saat peluncuran "Tax Magazine" majalah yang berisi informasi tentang perpajakan di Medan, Selasa.

Ia mengatakan, masih banyak masyarakat yang belum memahami dan mengetahui tentang fungsi-fungsi perpajakan, untuk itu ia menyambut baik dan memberikan apresiasi atas peluncuran majalah tersebut.

Dengan membaca majalah tersebut, dia berharap masyarakat
khususnya para wajib pajak mendapatkan informasi yang terbaik tentang berbagai persoalan dan seluk beluk mengenai pajak daerah.

Selain itu sebagai media sosialisasi pendekatan bagi wajib pajak khususnya dan masyarakat secara luas umumnya, sehingga dengan penuh kesadaran untuk membayar pajak.

Dengan membaca majalah itu, masyarakat terutama wajib pajak akan mendapatkan pengetahuan serta pemahamanan sekaligus
menambah cakrawala berfikir tentang pajak daerah.

"Selain majalah ini juga akan menyajikan dan mengupas secara lengkap tentang retribusi yang ada dengan konten yang ringan dan menggunakan bahasa populer, sehingga apa yang disampaikan mudah dimengerti," katanya.

Sementara Kepala Dinas Pendapatan Daerah Kota Medan M Husni mengatakan majalah itu diluncurkan sebagai media informasi, komunikasi sekaligus
soislaisasi kepada masyarakat, terutama para wajib pajak.

Ia menyadari bahwa sampai saat ini tidak sedikit masyarakat yang belum memahami dan mengetahui tentang fungsi-fungsi perpajakan.

Untuk itu sebagai satu pola pembinaan dan pendidikan kepada masyarakat disamping adanya interaktif antara fungsi-fungsi sosial kemasyarakatan, maka Dispenda Kota Medan mencoba melaunching Tax Magazine.

"Direncanakan, majalah ini akan terbit rutin tiga bulan sekali sebagi bentuk sosialisasi dan promosi kepada masyarakat, apalagi selama ini banyak pihak yang mengatakan sosialisasi tentang pajak sangat kurang," katanya. (KR-JRD)

Pewarta: Juraidi
:

COPYRIGHT © ANTARA 2026