Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Utara Asren Nasution di Medan, Senin, mengatakan longsor terjadi setelah menerima curah hujan yang tinggi pada Minggu malam.
Tanah longsor tersebut mengikis sebagian ruas jalan dengan panjang sekitar 50 meter sehingga mengakibatkan arus lalu lintas menuju kawasan Berastagi dan Kabanjahe terancam putus.
Kondisi itu menyebabkan arus lalu lintas di daerah tersebut dikhawatirkan menimbulkan kemacetan karena hanya separuh ruas jalan yang bisa dipergunakan.
Namun berdasarkan pemantauan terakhir, longsor tersebut belum menimbulkan masalah berarti terutama terhadap arus lalu lintas menuju sejumlah lokasi wisata di Karo.
Untuk itu, BPBD Sumatera Utara akan berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga untuk memperbaiki longsor tersebut agar longsor yang terjadi tidak menimbulkan kesulitan berarti.
Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Pemkab Karo untuk membantu dalam pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi longsor.
"Walau satu arah tetap harus diupayakan supaya lancar," katanya.
Kemudian, kata Asren, pihaknya juga tidak menemukan adanya korban jiwa dalam longsor tersebut. (I023)
Pewarta: Irwan Arfa:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.