"Ada 8.037 gereja yang harus diamankan. Sedangkan lokasi perayaan malam Tahun Baru ada 48 lokasi," kata Kasubbid Pengelola Informasi dan Data Bidang Humas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan di Medan, Senin.
Menurut Nainggolan, jumlah gereja yang menjadi pusat perayaan Natal dan lokasi perayaan malam pergantian tersebut tersebar di 26 satuan wilayah di jajaran Polda Sumut.
Di wilayah hukum Polresta Medan (544 gereja, 10 lokasi perayaan), Polres Langkat (118 gereja, tiga lokasi perayaan), Polres Binjai (71 gereja, satu lokasi perayaan), Polres Belawan (97 gereja, satu lokasi perayaan), Polres Karo (262 gereja, satu lokasi perayaan), Polres Sibolga (39 gereja, satu lokasi perayaan), dan Polres Tapanuli Tengah (290 gereja, satu lokasi perayaan).
Kemudian, Polres Padang Sidempuan (39 gereja, dua lokasi perayaan), Polres Tapanuli Selatan (164 gereja), Polres Toba Samosir (121 gereja, dua lokasi perayaan), Polres Humabang Hasundutan (545 gereja), Polres Dairi (33 gereja), Polres Pakpak Bharat (12 gereja), Polres Nias (1.621 gereja, dua lokasi perayaan), Polres Tapanuli Utara (1.077 gereja, satu lokasi perayaan), dan Polres Nias Selatan (1.139 gereja, satu lokasi perayaan).
Setelah itu, Polres Samosir (57 gereja), Polres Mandailing Natal (53 gereja, dua lokasi perayaan), Polres Pematang Siantar (131 gereja, lima lokasi perayaan), Polres Tanjung Balai (tiga gereja, dua lokasi perayaan), Polres Simalungun (531 gereja, tiga lokasi perayaan), Polres Labuhan Batu (163 gereja, tiga lokasi perayaan), Polres Asahan (351 gereja, dua lokasi perayaan), Polres Serdang Bedagai (203 gereja, dua lokasi perayaan), dan Polres Deli Serdang (328 gereja, dua lokasi perayaan).
Dalam pengamanan gereja tersebut, pihak kepolisian akan mengutamakan peranan polsek untuk menjaga rumah ibadah umat Kristiani tersebut di wilayah hukum masing-masing.
"Dua personel per gereja, mungkin akan dibantu pemuda-pemudi gereja," katanya.
Pengamanan utama, kata dia, akan dilaksanakan pada 24 Desember malam dan 25 Desember pagi ketika gereja sedang dipadati umat kristiani yang menjalankan ibadah Natal.
Selain personel yang ditempatkan di berbagai gereja tersebut, pihak kepolisian juga melakukan patroli rutin untuk memantau perkembangan situasi kamtibmas guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
"Selama perayaan Natal dan Tahun Baru ini, berbagai operasi kepolisian akan ditingkatkan. Dengan begitu, diharapkan masyarakat merasa aman dan nyaman dalam merayakan Natal dan Tahun Baru," kata mantan Kapolres Nias Selatan itu. (I023)
Pewarta: Irwan:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.